Sinergi Inti Andalan (INET) Ungkap Jadwal Tender Offer PADA
PT Sinergi Inti Andalan Prima (INET) akan melaksanakan tender offer wajib untuk saham PT Personel Alih Daya (PADA) mulai 4 Maret hingga 6 April 2026, dengan pembayaran pada 10 April 2026, menunggu per
(Bisnis.Com) 25/02/26 14:06 146949
Bisnis.com, JAKARTA — PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) membeberkan rencana jadwal pelaksanaan penawaran tender wajib atau mandatory tender offer (MTO), setelah merampungkan pengambilalihan saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA).
Manajemen INET dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan pengumuman keterbukaan informasi terkait tender wajib dijadwalkan pada 3 Maret 2026.
“Proses penawaran tender wajib diperkirakan berlangsung mulai 4 Maret 2026 dan berlangsung hingga ditutup pada 6 April 2026,” tulis manajemen INET. Selanjutnya, pelaksanaan pembayaran atas transaksi tersebut direncanakan jatuh pada 10 April 2026.
Namun, INET menegaskan seluruh jadwal tersebut masih bersifat tentatif dan bergantung pada turunnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Perusahaan juga menjelaskan penentuan harga pelaksanaan tender wajib akan mengacu pada Pasal 17 Peraturan OJK Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka. Dalam beleid tersebut, harga penawaran ditetapkan berdasarkan nilai tertinggi antara harga pengambilalihan dan rata-rata harga perdagangan tertinggi harian saham di bursa.
“Perseroan belum mendapatkan konfirmasi OJK terkait perhitungan harga MTO dan oleh karenanya, demi menghindari spekulasi pada level pemegang saham, maka perseroan belum dapat mengungkapkan harga MTO tersebut,” ujar INET.
Manajemen INET juga memastikan harga final MTO yang telah disetujui OJK akan disampaikan perseroan secara lengkap dalam kesatuan dokumen keterbukaan informasi terkait MTO yang akan diterbitkan satu hari kerja menjelang MTO dimulai.
Sebagai informasi, pada 2 Februari lalu, INET resmi menjadi pemegang saham pengendali PADA dengan porsi kepemilikan sebanyak 53,57%.
Mengacu pada keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), INET tercatat telah melakukan transaksi akuisisi 1,68 miliar (1.687.455.000) lembar saham PADA milik Koperasi Pegawai PT Indosat Tbk. (Kopindosat) pada 2 Februari 2026.
“Tujuan transaksi adalah akuisisi, status kepemilikan langsung, dengan harga Rp63 [per lembar],” demikian bunyi laporan tersebut, Rabu (4/2/2026).
Setelah transaksi tersebut, INET yang sebelumnya tidak memiliki hak suara di Personel Alih Daya kini menggenggam sebanyak 1,68 miliar lembar saham PADA.
Pada saat yang sama, kepemilikan Koperasi Pegawai ISAT di Personel Alih Daya berkurang dari 1,88 miliar (1.885.452.800) lembar atau setara dengan 59,86% menjadi 197,99 juta (197.997.800) lembar atau setara dengan 6,29%. Setelah proses transaksi divestasi tersebut, Koperasi Pegawai ISAT sebagai pengendali saham PADA tidak akan mempertahankan pengendalian di Personel Alih Daya.
--
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#inet #sinergi-inti-andalan #tender-offer #mandatory-tender-offer #pengambilalihan-saham #personel-alih-daya #otoritas-jasa-keuangan #harga-tender-wajib #bursa-efek-indonesia #akuisisi-saham #saham-pad