Perang Iran-AS jadi Peluang Emiten Tommy Soeharto Humpuss (HUMI) Tambah Armada Kapal

Perang Iran-AS jadi Peluang Emiten Tommy Soeharto Humpuss (HUMI) Tambah Armada Kapal

HUMI, emiten terafiliasi Tommy Soeharto, manfaatkan perang Iran-AS untuk ekspansi armada kapal dengan memanfaatkan penurunan harga kapal global.

(Bisnis.Com) 09/03/26 17:31 159483

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten terafilisasi Tommy Soeharto, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) melihat peluang dari sisi valuasi kapal di pasar internasional di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat (AS).

Corporate Secretary HUMI Arya M. Pradana mengatakan konflik di Timur Tengah berpotensi mendorong penurunan harga kapal di pasar global, yang dapat dimanfaatkan perusahaan untuk melakukan ekspansi armada.

“Adapun aspek positif buat kami salah satunya harga kapal di market global akan banyak mengalami penurunan. Momentum bagi kami untuk menambah armada,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Selain itu, konflik geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat yang memicu ketidakpastian di pasar energi global dinilai belum memberikan dampak negatif langsung terhadap kinerja perseroan.

Dia menyebut operasional perusahaan tetap berjalan normal karena seluruh armada kapal yang dioperasikan berfokus pada pengangkutan kargo domestik.

“Kami tidak terdampak atas perang Iran AS, karena seluruh kapal kami beroperasi di domestik dan kargo yang kami angkut pun merupakan kargo domestik,” imbuhnya.

Dari sisi kontrak pengangkutan, sebutnya, baik dalam skema spot charter maupun time charter juga masih berjalan seperti biasa. HUMI juga tengah mempertimbangkan langkah diversifikasi usaha untuk memperkuat sumber pendapatan.

“Kami akan terus memastikan alokasi kargo domestik dari para prinsipal kami. Selain itu, kami juga berencana melakukan diversifikasi ke bisnis downstream dan infrastruktur,” katanya.

Terkait kinerja keuangan tahun ini, manajemen belum mengungkapkan target pendapatan maupun laba bersih secara rinci. Namun, perusahaan memastikan hingga saat ini belum ada revisi terhadap target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Meski tidak terdampak langsung oleh konflik geopolitik, industri pelayaran tetap menghadapi sejumlah tantangan ke depan. Beberapa di antaranya adalah volatilitas harga energi yang memengaruhi biaya operasional kapal.

Selain itu, kenaikan premi asuransi kapal serta potensi gangguan rantai pasok, terutama untuk suku cadang kapal, juga menjadi risiko yang perlu diantisipasi.

HUMI membukukan pendapatan usaha sebesar US$ 96,48 juta, naik 5,27% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai US$ 91,65 juta per kuartal III/2026. Pertumbuhan ini ditopang oleh lonjakan pendapatan jasa sewa kapal di segmen oil tanker dan LNG tanker.

Pendapatan dari sewa kapal oil tanker melonjak hingga 161,56% menjadi US$ 30,55 juta dibandingkan sebelumnya US$ 11,68 juta. Sementara itu, pendapatan dari segmen LNG tanker juga tumbuh 21,78% menjadi US$ 28,11 juta pada akhir September 2025. Di sisi lain, laba tahun berjalan HUMI turun menjadi US$ 7,64 juta, dampak sementara dari strategi ekspansi agresif yang tengah dijalankan.

#humi #humpuss-maritim-internasional #tommy-soeharto #perang-iran-as #armada-kapal #ekspansi-armada #harga-kapal #pasar-global #konflik-geopolitik #kargo-domestik #diversifikasi-usaha #pendapatan-humi #n-a

https://market.bisnis.com/read/20260309/192/1959028/perang-iran-as-jadi-peluang-emiten-tommy-soeharto-humpuss-humi-tambah-armada-kapal