Ramadan Dongkrak Belanja Online, Kinerja ASSA Berpotensi Tumbuh Kuartal I/2026
ASSA proyeksikan lonjakan belanja online saat Ramadan 2026 tingkatkan bisnis logistik Anteraja dan Cargoshare, dorong pertumbuhan pendapatan 10%.
(Bisnis.Com) 13/03/26 12:53 164066
Bisnis.com, JAKARTA — PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA) memproyeksikan lonjakan e-commerce mendorong kinerja perseroan terutama dari segmen logistik Anteraja dan Cargoshare selama Ramadan dan Idulfitri 2026.
Corporate Secretary ASSA Jerry Fandy mengatakan secara historis periode Ramadan hingga Lebaran selalu diiringi peningkatan transaksi e-commerce yang berkorelasi meningkatkan volume pengiriman, terutama pada layanan last mile.
“Jika dilihat secara historikal, momen Ramadan cenderung menunjukkan tren masyarakat berbelanja online lebih banyak. Hal ini berpotensi memberikan dampak positif bagi bisnis last mile delivery kami melalui Anteraja,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Tidak hanya di last mile, peningkatan transaksi e-commerce juga diperkirakan akan berdampak pada segmen mid-mile logistik perseroan melalui platform Cargoshare. Saat ini, Cargoshare telah melayani berbagai pelanggan korporasi, termasuk sejumlah perusahaan express logistics.
Menurut Jerry, secara keseluruhan ASSA terus mengembangkan ekosistem logistik yang terintegrasi, mulai dari first mile, mid mile hingga last mile, guna menangkap peluang pertumbuhan industri logistik nasional.
Meski laporan keuangan audit tahun buku 2025 dan kuartal I/2026 masih dalam proses penyelesaian, manajemen ASSA memproyeksikan segmen logistik akan mencatatkan pertumbuhan positif pada kuartal I/2026.
Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya volume pengiriman selama periode Ramadan serta ekspansi layanan logistik yang terus dilakukan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.
Untuk keseluruhan pada 2026, ASSA menargetkan pertumbuhan pendapatan secara konservatif di kisaran 10% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut akan ditopang oleh ekspansi bisnis logistik serta kinerja stabil dari ekosistem bisnis lainnya, seperti penyewaan kendaraan (rental) dan penjualan mobil bekas melalui anak usaha PT Autopedia Sukses Lestari Tbk. (ASLC).
Selain itu, lini bisnis lelang kendaraan JBA juga tetap menjadi salah satu kontributor utama dengan jaringan 39 hub dan tempat lelang di seluruh Indonesia.
Sepanjang sembilan bulan pertama 2025, ASSA mencatat pendapatan konsolidasi Rp4,41 triliun, tumbuh 21% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year).Pertumbuhan ini didorong sektor logistik dan pengiriman yang menyumbang Rp1,9 triliun atau melesat 39% secara tahunan. Diikuti segmen sewa kendaraan dan Autopool senilai Rp1,2 triliun serta bisnis rental korporasi.
Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025, ASSA membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham tercatat Rp348,60 miliar, melambung 64 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yakni Rp212,68 miliar.
#e-commerce-ramadan #bisnis-logistik #anteraja-cargoshare #lonjakan-belanja-online #last-mile-delivery #mid-mile-logistik #pertumbuhan-industri-logistik #ekspansi-layanan-logistik #peningkatan-transaks