Volume Kendaraan Pemudik dan Arus Penumpang di Jawa Barat Mulai Meningkat

Volume Kendaraan Pemudik dan Arus Penumpang di Jawa Barat Mulai Meningkat

Volume kendaraan dan penumpang di Jawa Barat meningkat menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, dengan kenaikan signifikan di jalur arteri dan tol utama.

(Bisnis.Com) 17/03/26 11:01 166945

Bisnis.com, BANDUNG — Volume kendaraan di Jawa Barat mulai mengalami peningkatan menjelang puncak arus mudik lebaran yang diprediksi akan terjadi pada H-3 Idulfitri 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar mengatakan bahwa arus mudik di Jawa Barat secara umum terpantau ramai lancar dan aman, meskipun sempat terjadi insiden kecelakaan beruntun di ruas Bandung-Garut serta kendala genangan air di Cileunyi, pada Sabtu (14/3/2026).

Sementara itu, volume kendaraan di jalur arteri seperti Nagreg mulai menunjukkan peningkatan signifikan mencapai 16.000 unit kendaraan arah timur, yang didominasi pemudik dengan barang bawaan tambahan dari luar Bandung Raya.

“Itu menandai dimulainya puncak arus mudik Lebaran 2026 secara bertahap namun tetap terkendali,” kata Dhani di Bandung, Senin (16/3/2026).

Berdasarkan simpul transportasi, pada Terminal Tipe A, jumlah total penumpang di tanggal 13 Maret 2026 sebesar 20.633 penumpang, terjadi kenaikan penumpang dengan jumlah 2.990 dari tanggal sebelumnya atau sebesar 16,95%.

“Kemudian pada Terminal Tipe B jumlah total penumpang di hari yang sama sebesar 9.511 penumpang, adanya kenaikan penumpang dengan jumlah 71 penumpang dari tanggal sebelumnya sebesar 1,5%,” ucapnya.

Selanjutnya, di ruas jalan Tol Bocimi, total kendaraan yang masuk dan keluar sebanyak 25.668 kendaraan dan 25.743 kendaraan. Total kendaraan yang masuk tol Bocimi mengalami peningkatan sebesar 5,65% atau 24.292 kendaraan dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Sementara itu, kendaraan yang keluar melewati ruas Tol Bocimi mengalami peningkatan sebesar 4,24% atau 24.696 kendaraan dibandingkan dengan hari sebelumnya.

“Ruas Jalan Tol Cipularang, total kendaraan yang masuk dan keluar pada hari yang sama sebanyak 54.759 kendaraan dan 52.456 kendaraan, mengalami peningkatan sebesar 20,65% atau 45.404 kendaraan,” tuturnya.

Kemudian, ruas Tol Cipularang mengalami peningkatan sebesar 7,43% atau 48.830 kendaraan dibandingkan dengan hari sebelumnya. Ruas Jalan Tol Padaleunyi, kendaraan yang masuk dan keluar ada 190.324 kendaraan dan 202.852 kendaraan.

Jumlah kendaraan yang masuk tol Padaleunyi mengalami peningkatan sebesar 4,6% atau 181.959 kendaraan, sedangkan yang keluar melewati ruas tol Padaleunyi mengalami peningkatan sebesar 6,94% atau 189.684 kendaraan atau dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Sementara itu untuk kereta api, jumlah total penumpang Jarak Jauh DAOP I di 13 Maret 2026 sebesar 25.819 penumpang, mengalami kenaikan penumpang dengan jumlah 2.884 penumpang dari tanggal sebelumnya sebesar 12,57%.

“Jumlah total penumpang kereta api Comuter DAOP I tanggal yang sama sebesar 543.500 penumpang, adanya penurunan jumlah penumpang dengan jumlah 52.636 penumpang dari tanggal sebelumnya atau sebesar 8,83%,” paparnya.

Kemudian, jumlah total penumpang kereta api jarak jauh pada stasiun di wilayah DAOP II juga mencapai 25.287 penumpang, adanya peningkatan penumpang dengan jumlah 5.664 penumpang dari tanggal sebelumnya atau sebesar 28,86%.

#volume-kendaraan #arus-mudik #jawa-barat #puncak-arus-mudik #lebaran-2026 #kecelakaan-beruntun #nagreg #terminal-tipe-a #terminal-tipe-b #tol-bocimi #tol-cipularang #tol-padaleunyi #kereta-api #penump

https://bandung.bisnis.com/read/20260317/549/1960910/volume-kendaraan-pemudik-dan-arus-penumpang-di-jawa-barat-mulai-meningkat