Zero Pungli di Lokasi Wisata Padang, Ekonomi UMKM Tumbuh Positif Lebaran 2026
Satpol PP Padang tingkatkan pengawasan wisata saat Lebaran 2026, cegah pungli, dan dorong pertumbuhan ekonomi UMKM dengan lonjakan wisatawan.
(Bisnis.Com) 26/03/26 09:22 173110
Bisnis.com, PADANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Sumatra Barat, meningkatkan pengawasan di kawasan wisata pada libur Lebaran 2026 dan memberikan dampak positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kasatpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra mengatakan melihat pada lonjakan kunjungan wisatawan di Padang, pihaknya telah menempatkan personelnya di sejumlah kawasan wisata.
Upaya ini ditargetkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung selama berada di lokasi wisata.
"Kami standby-kan personel di 4 titik strategis, yakni jalur antara Masjid Al Hakim hingga Simpang Hotel Hang Tuah. Kemudian dari Simpang Hotel Hang Tuah hingga ke Hotel My All. Selanjutnya dari Hotel My All hingga ke Rusunawa. Serta dari Rusunawa hingga ke Jembatan Cimpago," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (25/3/2026).
Dia menjelaskan setiap segmen itu diisi oleh 9 personel dan 10 Satgas Pengamanan. Artinya, setiap segmen atau titik strategis itu didirikan pos atau tenda jaga. Seluruh petugas akan bekerja dari pukul 9 pagi hingga pukul 9 malam.
"Seluruh personel akan mengatur kepadatan pengunjung serta melakukan pengawasan terhadap PKL (Pedagang Kaki Lima) yang berjualan," ucapnya.
Chandra mengimbau kepada pengunjung pantai untuk berwisata dengan nyaman. Jika terjadi ketidaknyamanan selama berkunjung, wisatawan dapat mengadukannya langsung ke pos yang terdapat di 4 segmen tersebut.
Kemudian, Chandra menyatakan pengamanan tidak hanya difokuskan pada kenyamanan wisatawan, tetapi juga menjaga ketertiban umum dari berbagai potensi pelanggaran.
"Terpantau di Pantai Padang, pascalebaran dari H+1 cukup ramai sampai sekarang. Personel melakukan pengawasan terhadap wisatawan untuk mengatasi pungli dan parkir liar. Ke depannya, kami pasti lebih wanti-wanti dan akan menindak tegas," ujarnya.
Menurutnya, praktek pungli dan parkir liar termasuk dalam gangguan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) yang menjadi perhatian serius petugas.
Selain itu, Satpol PP juga mengimbau para pengunjung agar tetap waspada selama berwisata, terutama dalam menjaga keselamatan diri dan keluarga di tengah keramaian.
"Masyarakat kami sarankan menjaga anak-anak, barang bawaan, serta berhati-hati di jalan. Jangan ugal-ugalan atau terlalu euforia, karena kondisi ramai rawan kecelakaan dan gangguan lainnya," tambahnya
Selain itu, melihat pada kondisi pelaku UMKM di kawasan wisata Pantai Air Manis, menghadapi kondisi penjualan yang positif.
Hal ini sejalan dengan lonjakan jumlah wisatawan pascalebaran, sehingga membuat para pedagang meraup keuntungan yang meningkat tajam dibanding hari biasa.
Salah satu pedagang Susri mengaku telah berjualan selama 20 tahun di kawasan tersebut dan merasakan langsung dampak positif dari ramainya kunjungan wisatawan. Dia menyebutkan, pendapatan saat libur lebaran bisa meningkat berkali lipat.
"Pendapatan di libur lebaran ini jauh lebih besar dibanding hari biasa. Kalau hari biasa paling sekitar Rp200 ribu, sekarang bisa sampai Rp2 juta per hari," sebutnya.
Beragam dagangan seperti topi pantai, kacamata, hingga pakaian pantai menjadi incaran pengunjung, dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp25.000 hingga Rp40.000. Susri pun berharap tren positif ini terus berlanjut dengan semakin banyaknya wisatawan yang datang.
"Semoga peluang seperti ini akan terus terjadi, di luar momen libur lebaran," harapnya.
Oleh karena itu, momen libur lebaran ini menjadi peluang emas bagi UMKM lokal untuk meningkatkan perekonomian, sekaligus menghidupkan kembali geliat pariwisata di Pantai Air Manis.
#zero-pungli-padang #wisata-padang #ekonomi-umkm-padang #lebaran-2026-padang #satpol-pp-padang #pengawasan-wisata-padang #kenyamanan-wisatawan-padang #pantai-padang #parkir-liar-padang #trantibum-padan