Bank Sinarmas (BSIM) Raup Laba Rp322,43 Miliar sepanjang 2025
Bank Sinarmas (BSIM) mencatat laba bersih Rp322,43 miliar pada 2025.
(Bisnis.Com) 31/03/26 15:15 177639
Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Sinarmas Tbk. (BSIM) membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp322,43 miliar pada 2025, menyusut 12,89% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp370,13 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, penyusutan laba Bank Sinarmas terdorong oleh pendapatan bunga bersih yang menurun 27,61% YoY dari Rp2,70 triliun pada 2024 menjadi Rp1,95 triliun hingga akhir 2025.
Kendati demikian, pendapatan komisi serta pendapatan lainnya menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga akhir 2025, pendapatan komisi perseroan meningkat 20,61% YoY menjadi Rp460,89 miliar dan pendapatan lainnya menanjak 118,80% YoY menjadi sebesar Rp745,35 miliar.
Adapun perseroan mencatat penurunan pada beban operasional lainnya sebesar 33,52% YoY menjadi Rp1,50 triliun, setelah pada 2024 tercatat di level Rp2,26 triliun.
Menyusutnya beban operasional lainnya di antaranya didorong oleh beban promosi yang turun 10,99% YoY dari Rp33,36 miliar menjadi sebesar Rp29,69 miliar pada 2025. Beban lainnya turut mengalami penurunan sebesar 3,94% YoY menjadi sebesar Rp1,77 triliun setelah tahun sebelumnya tercatat mencapai Rp1,84 triliun.
Hingga akhir 2025, laba operasional perseroan mencapai 2,98% YoY menjadi Rp450,79 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp437,74 miliar. Pada saat yang sama, laba nonoperasional menanjak 6.330,69% YoY dari 2024 yang sebesar Rp1,07 miliar menjadi Rp68,93 miliar.
Adapun, Bank Sinarmas membukukan laba tahun berjalan sebelum pajak senilai Rp519,72 miliar, meningkat 18,44% YoY dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp438,81miliar.
Dari sisi fungsi intermediasi, Bank Sinarmas menyalurkan kredit sebesar Rp12,33 triliun. Dibandingkan dengan realisasi 2024 yang sebesar Rp14,64 triliun, total kredit 2025 menyusut sebesar 15,77% YoY.
Di sisi pendanaan, Bank Sinarmas telah meraup dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp47,03 triliun, meningkat 4,93% YoY dari total DPK 2024 yang sebesar Rp44,81 triliun.
Pertumbuhan DPK sepanjang 2025 itu utamanya ditopang oleh simpanan tabungan dan deposito. Secara detail, simpanan tabungan tumbuh 12,31% YoY menjadi Rp15,52 triliun dari tahun sebelumnya Rp13,82 triliun. Lalu, deposito Bank Sinarmas mencapai Rp14,69 triliun, tumbuh 14,53% YoY menjadi Rp12,83 triliun hingga akhir 2025.
Melihat indikator keuangan, rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) Bank Sinarmas meningkat dari 2024 yang sebesar 31,26% menjadi 35,20% hingga akhir 2025. Untuk kualitas kredit, NPL gross tercatat 1,77% dari periode yang sama tahun lalu 1,88% dan NPL net 0,39% dari 0,38%.
Adapun, pendapatan bunga bersih (net interest margin/NIM) menyusut menjadi 4,46% dari periode yang sama tahun lalu 6,06%, sedangkan biaya operasional terhadap pendapatan operasional meningkat dari 93,74% menjadi 94,09% hingga akhir 2025.
#bank-sinarmas #laba-bersih-2025 #pendapatan-bunga-bersih #pendapatan-komisi #beban-operasional #kredit-bank-sinarmas #dana-pihak-ketiga #simpanan-tabungan #deposito-bank-sinarmas #rasio-kpmm #kualitas