Tol Sinaksak-Simpang Panei Ditutup Kembali Usai Mudik Lebaran 2026

Tol Sinaksak-Simpang Panei Ditutup Kembali Usai Mudik Lebaran 2026

Tol Sinaksak-Simpang Panei ditutup kembali usai mudik Lebaran 2026 untuk evaluasi keselamatan. Sebelumnya, tol ini mendukung arus mudik dan balik.

(Bisnis.Com) 31/03/26 18:52 177903

Bisnis.com, MEDAN – PT Hutama Marga Waskita (Hamawas), pengelola ruas tol Kuala Tanjung-tebing Tinggi-Parapat (Kutepat) menutup kembali ruas tol Sinaksak-Simpang Panei, salah satu segmen dalam tol Kutepat Seksi 4 Dolok Merawan-Pematang Siantar setelah 15 hari difungsionalkan selama Lebaran.

Penutupan operasi segmen tol Sinaksak-Simpang Panei diberlakukan mulai Minggu (29/3/2026) pukul 24.00 WIB.

Direktur Utama Hamawas Dindin Solakhuddin mengatakan fungsionalisasi segmen Sinaksak-Simpang Panei sepanjang 12,86 kilometer ini telah mendukung arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026. Para pengguna jalan sangat antusias melintasi tol yang semakin memperpendek jarak tempuh dari Ibu Kota Medan menuju kawasan wisata Danau Toba. Tercatat ada 77.098 kendaraan melintasi segmen ini sejak dibuka pada 13 Maret 2026 lalu.

“Keberadaan ruas tol fungsional ini tidak hanya membantu mengurai kepadatan lalu lintas di Kota Pematang Siantar, tetapi juga memberikan akses perjalanan yang lebih efisien dan nyaman bagi masyarakat, baik untuk bersilaturahmi dengan keluarga maupun menuju kawasan destinasi wisata Danau Toba,” jelas Dindin dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2026).

Penutupan ruas tol fungsional Sinaksak - Simpang Panei juga disebutnya sebagai bagian dari proses evaluasi bersama antara Hamawas dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terkait aspek keselamatan dan standar pelayanan. Tahapan ini penting dilakukan sebelum nantinya ruas dioperasikan penuh untuk masyarakat Sumatra Utara.

Lebih jauh, Dindin mengatakan ruas tol Sinaksak – Simpang Panei mencatatkan nihil kecelakaan atau Zero Fatality selama masa operasional fungsional sejak 13–29 Maret 2026.

“Capaian ini menjadi indikator bahwa standar keselamatan telah berjalan dengan baik, sekaligus menjadi hasil dari pengawasan intensif dan kesiapan operasional di lapangan,” jelasnya.

Adapun puncak arus mudik pada periode Lebaran Idulfitri tahun ini di seluruh ruas Kutepat tercatat terjadi pada 19 Maret 2026, dengan volume lalu lintas mencapai 29.633 kendaraan yang melintas. Sementara puncak arus balik terjadi pada 28 Maret 2026 dengan jumlah kendaraan melintas mencapai 34.284 kendaraan.

Antusiasme pengguna jalan melintasi Tol Kutepat, khususnya di Segmen Sinaksak-Simpang Panei, yang disebut Dindin, juga menunjukkan kebutuhan yang besar masyarakat terhadap kehadiran infrastruktur jalan tol Sinaksak-Simpang Panei.

“Sekaligus harapan masyarakat agar jalan tol ini tersambung terus hingga ke Parapat,” tandasnya.

#tol-sinaksak-simpang-panei #penutupan-tol-sinaksak #hamawas-tol-kutepat #arus-mudik-lebaran-2026 #jalan-tol-sumatra-utara #fungsionalisasi-tol-sinaksak #akses-medan-danau-toba #keselamatan-tol-sinaksa

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260331/98/1963380/tol-sinaksak-simpang-panei-ditutup-kembali-usai-mudik-lebaran-2026