Menteri PKP: Rencana bangun 300 rusun untuk warga bantaran rel Senen
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan rencana pembangunan rumah susun atau rusun sebanyak 300 unit di lahan milik PT ...
(Antara) 01/04/26 16:59 179115
Selesainya 15 Juni 2026 di lahan yang berlokasi di Jalan Kramat Raya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, yang mana itu tanahnya milik Angkasa Pura
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan rencana pembangunan rumah susun atau rusun sebanyak 300 unit di lahan milik PT Angkasa Pura yang berlokasi di Jalan Kramat Raya Jakarta ditujukan untuk warga kawasan bantaran rel kereta api (KA) Senen.
"Kita tidak bicara mulainya, kita bicara selesainya. Selesainya tanggal 15 Juni 2026 di lahan yang berlokasi di Jalan Kramat Raya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, yang mana itu tanahnya milik Angkasa Pura. Jadi saya bicaranya ada 300 unit. Jadi kita bicara selesainya saja," ujar Maruarar atau disapa Ara di Jakarta, Rabu.
Dirinya juga mengatakan bahwa nanti juga dibangun hunian sebanyak 500 unit bagi warga kawasan bantaran rel kereta api (KA) Senen di lahan Tanah Abang milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang diharapkan dapat selesai juga pada 15 Juni 2026.
"Jadi ini adalah model pekerjaan baru yang saya rasa diinisiasi oleh Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Bapak Dony Oskaria yang bukan bicara mulainya kapan, tapi selesainya kapan. Jadi ini suatu kepastian yang luar biasa," katanya.
Ara menyampaikan bahwa wilayah Jakarta sangat membutuhkan perumahan bagi rakyat dengan sangat cepat karena backlog-nya sangat besar.
"Jadi kita juga akan bergerak dengan sangat cepat," katanya.
Sementara itu, Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyampaikan apresiasi bahwa BUMN diberikan kepercayaan untuk menunjukkan bahwa BUMN memang milik rakyat Indonesia.
"Untuk aset-aset yang tadinya tidak termanfaatkan dengan baik tentu akan kita berikan semaksimal mungkin bisa dinikmati oleh masyarakat. Karena itu tadi sudah dihasilkan dari rapat tadi bahwa ada tanah dari Angkasa Pura, ada juga dari Kereta Api akan kita bangunkan hunian buat saudara-saudara kita. Dan masih banyak lagi tentu tanah-tanah yang kita lihat, dan ini adalah salah satu program mendukung program daripada Bapak Presiden RI dan juga tadi disampaikan arahan daripada Pak Menteri PKP dan juga dari Pak Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sehingga kita berharap program ini berjalan dengan cukup baik," kata Dony.
Dia juga menyampaikan bahwa BP BUMN sedang melakukan pemetaan (mapping) terhadap seluruh aset-aset BUMN yang ada terutama sekali di kota-kota yang memang dibutuhkan pembangunan perumahan dengan secepat mungkin.
Sebagai informasi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung lokasi rencana pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan Jalan Kramat Raya Senen pada Minggu (29/3/2026).
Lahan seluas 1,61 hektare milik PT Angkasa Pura Indonesia tersebut disiapkan sebagai tindak lanjut arahan Prabowo Subianto untuk pembangunan rusun relokasi warga di bantaran rel kereta api wilayah Senen, Jakarta Pusat.
Menteri PKP menyampaikan bahwa pembangunan rusun tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, serta pihak swasta.
Ia menegaskan bahwa keputusan skema pembangunan akan diputuskan dalam rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang dijadwalkan pada Rabu mendatang.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Jakarta Pusat juga berkomitmen memberikan dukungan penuh terutama dalam percepatan perizinan agar pembangunan dapat segera dimulai.
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
#menteri-pkp #maruarar-sirait #kepala-bp-bumn #dony-oskaria #rusun #warga-bantaran-rel-senen