Pacu Produksi Padi, Sumedang Perluas Pola Tabela
Pemkab Sumedang terapkan metode Tabela untuk tingkatkan produksi padi, uji coba di 170 bata. Antisipasi El Nino dengan optimalkan cadangan air dan irigasi.
(Bisnis.Com) 06/04/26 19:51 183174
Bisnis.com, BANDUNG — Pemerintah Kabupaten Sumedang mendorong peningkatan produktivitas sektor pangan melalui penerapan metode Tanam Benih Langsung (Tabela) sebagai upaya efisiensi budidaya padi di tengah tantangan iklim.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) meninjau penerapan metode tersebut saat panen padi di areal persawahan Panyindangan Girang, Desa Sukamaju, Kecamatan Rancakalong, Senin (6/4/2026).
Metode Tabela merupakan teknik penanaman padi dengan menaburkan benih langsung di lahan tanpa melalui proses persemaian dan tanam ulang (tandur). Metode ini dinilai memiliki perbedaan dalam pola budidaya, termasuk pengelolaan penggunaan pestisida dibandingkan dengan metode konvensional.
“Dengan pola ini berbeda dengan yang selama ini ditandur. Ada perubahan tata cara pola tanam, termasuk dalam penggunaan pestisidanya,” ujar Bupati Dony.
Pemkab Sumedang saat ini melakukan uji coba melalui demplot seluas 170 bata untuk mengukur produktivitas metode Tabela dibandingkan dengan pola tanam konvensional.
“Sekarang akan dihitung dari demplot 170 bata, berapa besar produktivitasnya dibandingkan penanaman konvensional. Mudah-mudahan ini berhasil dan jika berhasil akan menjadi role model serta dikembangkan di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang,” harapnya.
Selain mendorong efisiensi budidaya, Pemkab Sumedang juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino.
“BMKG telah melansir bahwa kita akan mengalami El Nino, yakni kemarau yang lebih lama dan lebih kering. Untuk itu mari kita bersama-sama waspada dalam menghadapinya,” ungkapnya.
Dony mengatakan pemerintah daerah telah menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimda, kelompok tani, dinas terkait, hingga camat untuk menjaga ketahanan pangan dan stabilitas produksi pertanian.
“Kami telah bahas kesiapan menghadapi El Nino. Bagaimana caranya agar produktivitas pertanian tetap meningkat meskipun di tengah kondisi kemarau panjang,” jelas Dony.
Sebagai langkah mitigasi, Pemkab Sumedang menginstruksikan optimalisasi cadangan air melalui perbaikan embung dan jaringan irigasi. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) serta Dinas Pertanian diminta memetakan kondisi infrastruktur air di wilayah tersebut.
“Kami sudah perintahkan Dinas PUTR dan Dinas Pertanian untuk mendata embung-embung yang masih ada agar dipastikan tidak rusak dan tidak bocor sehingga bisa menyimpan air, dan ketika musim kemarau dapat dimanfaatkan,” terangnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyiagakan pompa air di sejumlah wilayah strategis untuk mengantisipasi penurunan debit air selama musim kemarau.
“Pastikan pompanya berfungsi dengan baik dan siapkan juga kebutuhan BBM-nya, sehingga ketika diperlukan bisa langsung dimanfaatkan oleh petani,” tegasnya.
#tabela-padi #metode-tabela #tanam-benih-langsung #produktivitas-padi #budidaya-padi #sumedang-padi #pola-tanam-padi #el-nino-pertanian #ketahanan-pangan-sumedang #irigasi-sumedang #embung-sumedang #po
https://bandung.bisnis.com/read/20260406/549/1964581/pacu-produksi-padi-sumedang-perluas-pola-tabela