Prabowo Siapkan 824 Unit Hunian untuk Relokasi Warga Bantaran Rel Senen
Pemerintah siapkan 824 unit hunian untuk relokasi warga bantaran rel Senen, Jakarta. Proyek ini melibatkan APBN, swasta, dan Astra International.
(Bisnis.Com) 07/04/26 09:10 183518
Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah akan segera merealisasikan rencana penataan kawasan permukiman di bantaran rel kereta, khususnya di wilayah Senen, Jakarta Pusat.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyebutkan, tahap awal relokasi akan difokuskan pada penyediaan ratusan unit hunian layak yang ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
Hal tersebut disampaikan Maruarar usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/4/2026).
Untuk tahap pertama, pemerintah menyiapkan sekitar 324 unit hunian yang akan diperuntukkan bagi warga yang saat ini tinggal di bantaran rel di kawasan Senen.
“Untuk tahapan pertama ini tanggal 15 Juni itu yang di Senen kan jadi sekitar 300 lebih ya, 324 kalau saya tidak salah angkanya, 15 Juni 2026,” ujar Maruarar.
Proyek ini menjadi prioritas karena merupakan tindak lanjut langsung dari kunjungan Presiden ke lapangan beberapa waktu lalu.
Selain proyek di Senen, pemerintah bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga tengah menyiapkan tambahan sekitar 500 unit hunian di lokasi lain di Jakarta.
“Kereta api juga sedang mempersiapkan 500 unit lagi. Jadi totalnya 824 unit,” jelasnya.
Hunian tersebut memang ditujukan bagi warga yang selama ini tinggal di kawasan sekitar rel kereta, yang dinilai rawan dan tidak layak secara keselamatan maupun kesehatan.
Skema Gotong Royong: APBN hingga Swasta
Dalam pelaksanaannya, pemerintah tidak hanya mengandalkan anggaran negara (APBN), tetapi juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Badan Pengelola Investasi Danantara dan sektor swasta.
Salah satu kontribusi datang dari Astra International melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berkomitmen membangun 1.000 unit rumah susun.
“Dari Astra itu sudah komit 1.000 rumah, rumah susun. Jadi kita akan siapkan tanahnya, kemudian yang bangun nanti Astra, kemudian diserahkan kepada negara,” kata Maruarar.
Dia menegaskan, kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci percepatan program perumahan rakyat.
“Jadi gotong royong juga terjadi ada APBN, ada Danantara, dan juga ada swasta… biar bekerja dengan cepat,” tambahnya.
Terkait status kepemilikan hunian, pemerintah masih merumuskan skema yang paling tepat, termasuk kemungkinan kombinasi antara sewa dan kepemilikan.
“Kita sedang atur bagaimana kepemilikannya, ada yang kita pastikan ada dengan sewa juga. Sementara ini tentu cukup banyak yang bersifat sewa dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.
Maruarar menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah mempercepat pembangunan fisik, sementara regulasi akan disusun secara paralel.
“Kita bangun dulu aja biar cepat, sambil menyusul nanti aturannya kita persiapkan,” tegasnya.
#prabowo-relokasi-warga #hunian-relokasi-senen #prabowo-hunian-senen #relokasi-bantaran-rel #hunian-layak-senen #proyek-hunian-prabowo #relokasi-warga-jakarta #menteri-perumahan-maruarar #kereta-api-hu