BNI Akan Tutup Internet Banking pada 4 Mei, Nasabah Harus Lakukan Ini
Pembatasan akses akan dimulai lebih dulu pada 21 April 2026.
(Republika) 09/04/26 06:34 185827
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk akan menutup layanan Internet Banking mulai 4 Mei 2026. Nasabah diminta segera beralih ke platform baru, yakni wondr by BNI untuk ritel dan BNIdirect untuk kebutuhan bisnis.
Kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi digital yang tengah dilakukan perseroan. Layanan lama akan dihentikan secara bertahap sebelum ditutup sepenuhnya.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, pembatasan akses akan dimulai lebih dulu pada 21 April 2026. Setelah itu, layanan Internet Banking tidak lagi bisa digunakan.
“Transformasi ini merupakan bagian dari komitmen BNI menghadirkan layanan digital yang lebih aman, cepat, dan relevan dengan kebutuhan nasabah,” ujar Okki dikutip Rabu (8/4/2026).
Ia memastikan proses perpindahan tidak akan mengganggu aktivitas transaksi. BNI juga menjamin keamanan data dan histori transaksi nasabah tetap terjaga sesuai standar perbankan.
Nasabah ritel diarahkan menggunakan aplikasi wondr by BNI yang dapat diunduh melalui Play Store maupun App Store. Sementara itu, nasabah usaha dan korporasi akan dilayani melalui BNIdirect yang dirancang untuk kebutuhan transaksi bisnis.
BNI mengimbau nasabah segera melakukan migrasi agar tidak mengalami kendala saat layanan lama dihentikan. Dukungan juga disiapkan melalui call center, kantor cabang, hingga kanal informasi resmi.
Bagi masyarakat, perubahan ini menandai pergeseran layanan perbankan yang semakin mengandalkan aplikasi digital. Kemudahan akses di satu sisi meningkat, namun di sisi lain menuntut nasabah lebih adaptif dan waspada dalam menjaga keamanan transaksi.
Langkah ini sekaligus menegaskan arah industri perbankan yang kian meninggalkan layanan berbasis web konvensional menuju platform digital yang lebih terintegrasi.
#transformasi-digital #internet-banking #wondr-by-bni #bnidirect #keamanan-transaksi #phishing #migrasi-layanan #edukasi-nasabah #perbankan-digital #risiko-kejahatan-siber