Harga Sawit di Sumbar Semakin Tinggi pada Pekan Kedua April 2026
Harga sawit di Sumbar naik jadi Rp4.180/kg pada April 2026, didorong harga CPO global. Meski produksi turun, Sumbar tetap jadi penentu harga sawit tertinggi di Indonesia.
(Bisnis.Com) 15/04/26 17:00 192309
Bisnis.com, PADANG - Tim Satuan Tugas Rumus Harga Tandan Buah Segar Provinsi Sumatra Barat menetapkan harga kelapa sawit di daerah itu mencapai Rp4.180 per kilogram pada pekan kedua April 2026 ini.
Ketua Asosiasi Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumbar Jufri Nur mengakui bahwa saat ini harga sawit tengah mengalami tren kenaikan, dan bagi petani menyambut baik adanya kenaikan harga sawit tersebut.
“Harga TBS yang ditetapkan itu untuk petani plasma atau yang bermitra dengan perusahaan. Bagi petani sawit rakyat harganya mungkin diperkirakan di bawah harga tersebut,” katanya, Rabu (15/4/2026).
Dia menyebutkan meski terjadi kenaikan harga, namun tidak diiringi dengan peningkatan produksi sawit. Karena kondisi yang terjadi saat ini hampir sebagian besar perkebunan kelapa sawit di Sumbar, tengah mengalami penurunan produksi.
“Penurunan produksi ini bukan soal pengaruh cuaca, tapi memang lagi menjalani bulan-bulan yang dalam kondisi produksi lagi berkurang,” ujarnya.
Menurutnya penyebab adanya tren kenaikan harga sawit ini, memang didorong adanya tren kenaikan harga CPO pasar di global, sehingga harga sawit pun ikut terdorong naik.
Jufri menyampaikan kalau bicara soal harga sawit secara nasional, sampai saat ini Sumbar masih menjadi daerah yang menetapkan harga sawit paling tinggi dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia.
“Kami berharap kondisi ini bisa memberikan dampak ekonomi yang bagus bagi petani,” harap dia.
Untuk diketahui, Sumbar merupakan provinsi 10 terbesar penghasil sawit di Indonesia, di mana kontribusi nasional kurang lebih 3% per tahunnya.
Kemudian sebaran perkebunan kelapa sawit di Sumbar ini, utamanya berada di Kabupaten Pesisir Selatan, Agam, Dharmasraya, Pasaman Barat, Solok Selatan, Sijunjung, dan Limapuluh Kota.
Produksi kelapa sawit Sumbar ini, dikirim ke berbagai industri pengolahan lanjutan di dalam negeri, dan sebagian diekspor langsung dari Pelabuhan Teluk Bayur dan pelabuhan-pelabuhan lain ke beberapa negara tujuan ekspor.
Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar, komoditas kelapa sawit di Sumbar menjadi salah satu komoditas unggulan dalam mendongkrak perekonomian daerah, dan hal ini turut didorong adanya industri pengelolaannya.
Disperindag mencatat secara umum perusahaan CPO yang beroperasi di sejumlah kabupaten di Sumbar.
#harga-sawit #harga-sawit-sumbar #harga-sawit-april-2026 #harga-sawit-pekan-kedua #harga-sawit-naik #harga-sawit-petani #produksi-sawit-sumbar #produksi-sawit-turun #harga-cpo-global #harga-sawit-terti