Antusias Masyarakat Terhadap Internet Rumah Rp100.000-an Belum Terlihat

Antusias Masyarakat Terhadap Internet Rumah Rp100.000-an Belum Terlihat

Layanan internet rumah Rp100.000-an belum menarik minat masyarakat meski berpotensi mengubah pasar. Operator masih menunggu hasil implementasi lebih lanjut.

(Bisnis.Com) 17/04/26 06:30 194027

Bisnis.com, JAKARTA --- Layanan internet rumah Rp100.000-an yang digaungkan sejak tahun lalu dinilai belum memberi dampak signifikan. Masyarakat juga nampak tidak terlalu antusias terhadap paket terjangkau tersebut.

Direktur ICT Institute Heru Sutadi menilai layanan internet 100 Mbps dengan harga Rp100 ribu berpotensi menjadi game changer, khususnya di segmen internet berbasis kabel di kawasan perumahan.

Skema ini seharusnya dapat mendorong lebih banyak ISP menghadirkan tarif serupa dengan kecepatan tinggi. Namun, dalam praktiknya antusias masyarakat terhadap paket Rp100.000-an, yang notabenenya lebih murah dari paket internet eksisting, belum terlihat.

“Sampai saat ini kita melihat bahwa untuk yang Rp100.000 dengan kecepatan 100 Mbps ini nampaknya belum nendang ya, istilahnya anak sekarang itu ya belum kelihatan dampaknya,” kata Heru kepada Bisnis pada Kamis (16/4/2026).

Sekadar informasi, layanan internet rumah Rp100.000-an dikembangkan oleh Surge dan MyRepublic dengan menggunakan teknologi Fixed Wireless Access (FWA) di spektrum 1,4 GHz. Karena menggunakan spektrum frekuensi, untuk menggelar layanan ini Surge dan MyRepublic harus merogoh kocek ratusan miliar per tahun untuk menjual layanan tersebut.

Heru berpendapat, masih terlalu dini untuk menilai dampak besar dari layanan tersebut, baik dari sisi implementasi maupun jangkauan. Namun demikian, dia berharap ini menjadi langkah awal menuju internet yang lebih terjangkau, cepat, dan berkualitas di Indonesia.

Heru juga menilai operator lain masih akan mencermati perkembangan layanan tersebut sebelum menentukan strategi. Dia menyebut, jika program ini hanya bersifat gimmick, operator kemungkinan tetap bertahan dengan strategi harga dan kualitas saat ini.

Lebih lanjut, Heru menilai apabila layanan tersebut benar-benar diterapkan secara masif, maka operator lain berpotensi menyesuaikan strategi, baik dari sisi harga, kecepatan, maupun kualitas layanan.

Para pemain juga diperkirakan masih akan bersikap wait and see untuk melihat sejauh mana implementasi layanan Rp100.000 dengan kecepatan 100 Mbps tersebut benar-benar terealisasi dan tersebar luas.

Dia menambahkan, tidak menutup kemungkinan akan terjadi penyesuaian tarif oleh operator lain, baik melalui penurunan harga maupun penyediaan paket dengan spesifikasi yang setara.

“Kita harapkan seperti itu agar masyarakat bisa mendapatkan layanan yang lebih terjangkau, lebih kecepatan juga lebih bagus,” katanya.

#internet-rumah #internet-murah #internet-100-mbps #paket-internet-murah #layanan-internet-rumah #internet-rp100-000 #internet-kabel #surge-internet #myrepublic-internet #fixed-wireless-access #interne

https://teknologi.bisnis.com/read/20260417/101/1967313/antusias-masyarakat-terhadap-internet-rumah-rp100000-an-belum-terlihat