Saham Danamon (BDMN) Naik Dua Hari Beruntun, Begini Kata Manajemen
Saham Bank Danamon (BDMN) naik dua hari berturut-turut, didorong spekulasi pasar terkait merger dengan MUFG, meski manajemen tak berkomentar.
(Bisnis.Com) 23/04/26 07:46 199948
Bisnis.com, JAKARTA - Harga saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) tercatat menguat selama dua hari perdagangan berturut-turut di Bursa Efek Indonesia. Kenaikan tersebut terjadi di tengah beredarnya berbagai spekulasi di kalangan pelaku pasar terkait prospek perseroan.
Harga saham BDMN naik menjadi Rp3.850 pada penutupan perdagangan kemarin (22/4/2026). Level ini mencerminkan penguatan 55,24% dalam sepekan terakhir dengan dua hari di antaranya mencatatkan auto rejection atas (ARA).
Menanggapi hal itu, Chief Strategy Officer Bank Danamon Reza Iskandar Sardjono menyebut manajemen tidak memberikan tanggapan atas rumor yang beredar di pasar.
“Kami tidak dapat berkomentar terhadap rumor atau spekulasi,” ujar Reza, dikutip Kamis (23/4/2026).
Dia menjelaskan, pergerakan harga saham Danamon di pasar modal sepenuhnya ditentukan oleh mekanisme pasar, khususnya interaksi antara permintaan dan penawaran investor, yang berada di luar kendali perseroan.
Menurut Reza, perusahaan tetap berfokus pada pengelolaan kegiatan usaha sesuai dengan prioritas strategis yang telah ditetapkan. Danamon menempatkan upaya penguatan layanan dan solusi finansial bagi nasabah sebagai agenda utama bisnis.
Selain itu, perseroan juga berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap pertumbuhan industri jasa keuangan serta mendukung perkembangan perekonomian nasional.
Sementara itu, rumor pasar yang beredar mencakup merger antara entitas induk usaha yakni cabang MUFG. Penggabungan ini akan membawa Bank Danamon menjadi salah satu yang terbesar. Pasalnya, per Februari 2025, aset cabang MUFG di Indonesia mencapai Rp209,75 triliun.
Walau bukan periode yang sama, sebagai perbandingan total aset Danamon per akhir 2025 mencapai Rp275,71 triliun sehingga menciptakan entitas gabungan dengan aset hampir Rp500 triliun. Melewati CIMB Niaga yang saat ini menjadi bank swasta terbesar kedua di Tanah Air.
Rumor lain menyebutkan, entitas induk Bank Danamon yakni MUFG kembali berminat mengakuisisi Bank Panin (PNBN) dan akan dileburkan ke BDMN mengingat kebijakan kepemilikan tunggal perbankan Indonesia.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#saham-danamon #bdmn #harga-saham-bdmn #saham-bank-danamon #penguatan-saham #auto-rejection-atas #rumor-pasar #merger-mufg #aset-bank-danamon #akuisisi-bank-panin #strategi-bank-danamon #prospek-saham