China Boikot Film The Devil Wears Prada 2 karena Isu Rasisme
Film The Devil Wears Prada 2 diboikot di China karena karakter bernama Jin Chao dianggap rasis, menyerupai hinaan "Ching Chong", menjelang rilis 30 April.
(Bisnis.Com) 23/04/26 14:28 200504
Bisnis.com, JAKARTA - Film The Devil Wears Prada 2 diboikot di China karena tudingan rasisme yang berkaitan dengan salah satu karakter.
Dalam sekuel film laris tersebut terdapat sebuah karakter bernama Chin Chou yang digambarkan sebagai sosok yang culun.
Melansir SCMP, China memberikan tanggapan keras terhadap The Devil Wears Prada 2 setelah sebuah klip trailer dirilis, yang menampilkan karakter Asia kutu buku dengan nama yang diduga terdengar mirip dengan kata hinaan "Ching Chong".
Dalam klip tersebut, karakter asisten Asia memperkenalkan dirinya sebagai "Jin Chao", yang menurut banyak pengamat daring terdengar seperti "Ching Chong", sebuah hinaan rasis yang digunakan untuk mengejek bahasa dan orang China.
Nama karakter tersebut, Jin Chao, secara keliru disebut sebagai "Chin Chou" dalam desas-desus yang beredar luas di media sosial, sebuah variasi yang sayangnya terdengar lebih mirip dengan hinaan rasial "Ching Chong".
Ungkapan ofensif tersebut beredar di AS di tengah sentimen anti-Asia dan xenofobia pada abad ke-19 dan awal abad ke-20.
Tak hanya itu, sejumlah netizen China pun memberikan tanggapan negatif terhadap film tersebut karena memberikan karakter Chao sebagai seseorang yang culun.
Penilaian buruk pun bertambah setelah karakter tersebut diperkuat dengan stereotip orang Asia yang pintar namun culun. Hal ini terlihat saat karakter Chao memperkenalkan prestasi akademik yang berkaitan dengan "Yale" dan "IPK 3,86".
"Saya telah tinggal di AS selama lebih dari satu dekade dan tidak dapat menemukan alasan apa pun untuk nama itu. Saya berencana untuk menonton film ini, tetapi sekarang saya tidak akan menontonnya," kata seorang pengamat daring dikutip pada Kamis (23/4/2026).
Kontroversi pemboikotan film muncul menjelang pemutaran perdana film di Tiongkok pada 30 April, menjelang libur Hari Buruh selama lima hari di negara tersebut.
Adapun film The Devil Wears Prada versi asli dirilis di AS pada 2006 dan tayang di bioskop Tiongkok pada 2007. Film ini meraih kesuksesan box office dan pujian kritis di Tiongkok.
Pada saat itu, film ini menghasilkan 10 juta yuan (US$1,4 juta) pada minggu pertama dan menjadi pilihan utama di kalangan penonton wanita sekitar Hari Perempuan Internasional.
Di platform online terkemuka Tiongkok untuk penggemar film, film ini menerima nilai 8,2 dari 10 dari lebih dari 800.000 penilai.
#the-devil-wears-prada #devil-wears-prada-2 #china-boikot-film #isu-rasisme-film #karakter-jin-chao #stereotip-asia-film #ching-chong-hinaan #kontroversi-film-china #film-hollywood-boikot #karakter-cul