Purbaya Klarifikasi Wacana Pajaki Kapal di Selat Malaka, Sebut Tak Serius

Purbaya Klarifikasi Wacana Pajaki Kapal di Selat Malaka, Sebut Tak Serius

Menkeu menegaskan tak ada rencana tarif di Selat Malaka. Pemerintah tetap patuh pada UNCLOS dan prinsip kebebasan navigasi.

(Kompas.com) 24/04/26 19:36 202158

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak ada rencana penerapan tarif di Selat Malaka.

Pernyataan ini merespons wacana yang sempat ia sampaikan sebelumnya.

Purbaya menyebut kebijakan Indonesia terkait jalur pelayaran internasional selalu mengacu pada hukum internasional.

Acuan utama berasal dari United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) atau Konvensi PBB tentang Hukum Laut.

"Jadi itu konteksnya bukan konteks serius," kata Purbaya dalam media briefing di Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026).

UNCLOS mengatur pengakuan Indonesia sebagai negara kepulauan.

Konvensi tersebut juga mensyaratkan tidak adanya pungutan tarif di selat internasional.

Purbaya menjelaskan wacana itu muncul dari pengalaman saat menjabat Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada 2018 hingga 2020.

Salah satu prinsip utama UNCLOS adalah kebebasan navigasi.

Indonesia wajib mengizinkan kapal melintas di Zona Ekonomi Eksklusif.

Negara juga bertanggung jawab menjaga keamanan jalur tersebut.

“Di freedom of navigation itu kita diwajibkan mengizinkan kapal-kapal yang lewat di ZEE kita, bahkan kita harus menjaga keamanan di sana,” jelas Purbaya.

Ia menegaskan Indonesia tidak akan melanggar kesepakatan internasional tersebut.

Penegasan ini sekaligus meluruskan kabar soal usulan pungutan tarif di Selat Malaka.

Menteri Luar Negeri Sugiono sebelumnya juga menyampaikan hal serupa.

Menurut dia, penerapan tarif di Selat Malaka tidak sesuai dengan UNCLOS.

“Jadi, tidak. Indonesia tidak pada posisi untuk melakukan itu (memberlakukan tarif di Selat Malaka),” tegas Sugiono.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#menkeu #selat-malaka #menkeu-purbaya

https://money.kompas.com/read/2026/04/24/193609526/purbaya-klarifikasi-wacana-pajaki-kapal-di-selat-malaka-sebut-tak-serius