Purbaya Ingin Hidupkan Subsidi Motor Listrik, Tahap Awal Sasar 6 Juta Unit Baru
Pemerintah kaji subsidi motor listrik Rp 5 juta per unit. Tahap awal menyasar 6 juta unit, total potensi anggaran Rp 30 triliun.
(Kompas.com) 24/04/26 20:36 202193
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap pemerintah sedang menggodok kembali program subsidi motor listrik.
Tahap awal diarahkan pada sekitar 6 juta unit motor baru.
Skema yang dibahas tidak langsung mengonversi seluruh motor berbahan bakar minyak.
Pendekatan dimulai dari penjualan motor baru dan dilakukan bertahap.
“Terus yang motor listrik, kan ada program, nanti ada pemikiran untuk mengganti semua motor yang ada di sini. Itu berapa? 120 juta motor? Kok banyak kan? Kalau saya sih, saya mengusulkan, kita kasih yang baru dulu, yang pertama itu 6 juta penjual motor kan. Kita akan, tapi nggak semua sekali. Terus kita lihat bertahap. Tapi yang baru akan kita coba buat program, ya,” kata Purbaya dalam media briefing di Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026).
Rencana tersebut masih berupa usulan. Pemerintah mempertimbangkan kesiapan anggaran dan kapasitas industri.
Kajian awal mengarah pada subsidi sekitar Rp 5 juta per unit. Nilai insentif masih bisa berubah mengikuti skema akhir.
“Ya enggak semuanya, bertahap lah. Subsidi mungkin 5 juta per motor, 5 juta rupiah, atau lebih,” kata dia.
Jika diterapkan pada 6 juta unit, kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp 30 triliun.
Pembahasan dilakukan lintas kementerian.
Diskusi melibatkan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
“Saya diskusikan dengan Menteri Perindustrian. Belum ketemu. Beberapa kali. Tapi saya sudah diskusi dengan Pak Airlangga juga. Dia setuju dengan jumlah yang nanti diatur-aturkan,” ujarnya.
Usulan tersebut juga telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Program ini membuka kemungkinan penggunaan kembali insentif fiskal untuk kendaraan listrik.
Pendekatan yang disiapkan lebih bertahap. Fokus diarahkan pada perluasan pasar motor listrik baru. Strategi ini berbeda dari dorongan konversi besar-besaran.
Jumlah motor nasional diperkirakan mencapai 120 juta unit.
Pemerintah berupaya menyeimbangkan transisi energi dengan kapasitas fiskal. Kesiapan industri domestik juga menjadi pertimbangan utama.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang