Sahroni Desak Semua Pengurus Daycare Yogyakarta yang Terlibat dalam Dugaan Penganiayaan Anak Dipidana
Kasus dugaan penganiayaan anak yang terjadi di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta mendapat perhatian dari Wakil Ketua Komisi III DPR... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 25/04/26 16:31 202709
YOGYAKARTA - Kasus dugaan penganiayaan anak yang terjadi di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta mendapat perhatian dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Politikus NasDem itu pun meminta Kapolda DIY memberi atensi penuh terhadap kasus ini, terlebih diduga daycare tersebut dikelola oleh penegak hukum.“Ini benar-benar kebiadaban yang tidak bisa dimaafkan. Saya minta Kapolda DI Yogyakarta memberikan atensi penuh atas kasus ini dan mengamankan semua pihak yang terlibat, dari pimpinan hingga miss-miss-nya yang diduga kuat pelaku penganiayaan pada anak-anak yang diamanahkan pada mereka,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2026).
“Selain itu, info yang beredar juga pimpinan yayasannya adalah seorang hakim aktif. Kalau benar, saya minta Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung agar pecat ybs dan polisi juga lanjut pidanakan. Pokoknya tidak ada kata maaf,” sambungnya.
Lebih lanjut, Sahroni pun meminta kepolisian melalui Unit PPA-nya, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap operasional daycare di setiap wilayah. “Penting juga bagi kepolisian lewat unit PPA untuk lebih meningkatkan pengawasannya atas daycare yang kini banyak menjamur, terutama terkait izin,” imbuhnya.
“Hal ini karena seperti kita ketahui, daycare Little Aresha ini tidak memiliki izin. Penggerebekan yang dilakukan oleh Polresta Yogyakarta bekerjasama dengan dinas-dinas terkait sudah sangat baik, dan kita harapkan kinerja seperti ini terus ditingkatkan,” pungkas Sahroni.
Diketahui, terjadi lagi, dugaan kasus penganiayaan anak yang terjadi di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Diketahui pula bahwa tempat penitipan anak tersebut tidak mengantongi izin operasional.
Kasat Reskrim Polresta Jogja Kompol Riski Adrian pada Sabtu (25/4/2026), menyebut pihaknya menduga ada oknum pengelola daycare yang melakukan penganiayaan terhadap anak-anak. Saat ini, pihak kepolisian tengah menyelidiki kasus tersebut.
(rca)
#ahmad-sahroni #daycare #kasus-penyiksaan #penganiayaan-anak