Hutama Karya rampungkan rehab Saluran Irigasi Beo di Talaud Sulut

Hutama Karya rampungkan rehab Saluran Irigasi Beo di Talaud Sulut

PT Hutama Karya (Persero) merampungkan rehabilitasi saluran irigasi di Daerah Irigasi (DI) Beo, Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara dalam ...

(Antara) 30/04/26 20:39 208102

Saluran irigasi DI Beo yang sebelumnya mati dan tidak berfungsi selama lebih dari 4 tahun kini kembali mengalirkan air secara normal

Jakarta (ANTARA) - PT Hutama Karya (Persero) merampungkan rehabilitasi saluran irigasi di Daerah Irigasi (DI) Beo, Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka mendukung ketahanan pangan.

Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Hamdani menyampaikan dengan rampungnya rehabilitasi irigasi ini, masyarakat Talaud merasakan manfaat nyata mulai dari ketersediaan air yang lebih stabil, peningkatan hasil panen, penguatan ketahanan pangan keluarga, hingga perputaran ekonomi di tingkat desa yang lebih hidup.

“Saluran irigasi DI Beo yang sebelumnya mati dan tidak berfungsi selama lebih dari 4 tahun kini kembali mengalirkan air secara normal. Petani yang tadinya sangat bergantung pada curah hujan kini dapat menanam lebih pasti dengan intensitas tanam yang meningkat," ujar Hamdani dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Proyek ini juga selaras dengan program kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menempatkan ketahanan dan kemandirian pangan sebagai prioritas nasional untuk mencapai kedaulatan pangan Indonesia.

"DI Beo adalah wujud komitmen Hutama Karya dalam mendukung ketahanan pangan nasional sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk membangun kemandirian pangan Indonesia, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani di wilayah kepulauan dan perbatasan seperti Talaud,” kata Hamdani.

Proyek peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi di Daerah Irigasi (D.I.) Beo, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, yang dikerjakan BUMN tersebut dan diinisiasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum, kini telah berfungsi optimal dan mengalirkan air kembali ke lahan pertanian setelah lebih dari 4 tahun tidak aktif.

Proyek ini merupakan salah satu dari 28 titik daerah irigasi dalam program Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Utama Kewenangan Daerah di Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I yang tersebar di 9 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

Proyek ini dibangun untuk menjawab keterbatasan ketersediaan air yang berdampak pada rendahnya produktivitas pertanian di Talaud.

Sektor pertanian dan perkebunan menyumbang sekitar 46 persen terhadap perekonomian daerah, sehingga irigasi yang andal menjadi sangat krusial.

Dengan rehabilitasi ini, lahan yang sebelumnya tidak produktif atau hanya ditanami terbatas kini dapat dioptimalkan kembali, meningkatkan hasil panen dan pendapatan petani.

Manfaat proyek ini tidak hanya pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah. Lahan yang sebelumnya mati kini kembali produktif, dan petani tidak lagi sepenuhnya bergantung pada musim hujan.

Penerima manfaat utama adalah masyarakat tani di kawasan D.I. Beo, Kabupaten Kepulauan Talaud, yang sangat bergantung pada sektor pertanian.

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

#hutama-karya #saluran-irigasi #beo-talaud #ketahanan-pangan

https://www.antaranews.com/berita/5549267/hutama-karya-rampungkan-rehab-saluran-irigasi-beo-di-talaud-sulut