Dunia Panik Krisis Energi dan Pangan, Prabowo: Kita Masih Aman

Dunia Panik Krisis Energi dan Pangan, Prabowo: Kita Masih Aman

Presiden Prabowo memastikan Indonesia aman dari krisis energi dan pangan saat negara lain di dunia tengah panik.

(Kompas.com) 01/05/26 17:10 208708

KOMPAS.com - Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa negara-negara di dunia tengah panik imbas ancaman krisis energi dan pangan.

Namun menurut Prabowo, Indonesia masih aman dari ancaman keduanya karena ada swasembada pangan.

“Saudara-saudara perhatikan, seluruh dunia dalam keadaan krisis, banyak negara sudah panik, kita masih aman, kita swasembada pangan, pangan kita aman,” ujar Prabowo dikutip dari Kompas.com, Jumat (1/5/2026).

Selain swasembada pangan, pemerintah segera mulai swasembada energi sehingga tak perlu impor bahan bakar minyak (BBM).

Pemerintah ingin mewujudkan kemandirian energi nasional dalam jangka waktu panjang.

"BBM kita masih aman, berapa tahun lagi kita tidak lama lagi kita akan swasembada BBM, swasembada energi.” jelasnya.

Kemudian, Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2026 diteken dengan pembentukan Satuan Tigas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan Buruh.

Tujuannya menghindarkan buruh dari pemecatan massal.

"Jangan khawatir, kita akan membela kepentingan buruh yang diancam PHK, kita akan membela dan kita akan melindungi. Kalau ada pengusaha yang menyerah, jangan khawatir, negara kita kuat, negara kita akan membela rakyat Indonesia, jangan khawatir," jelas Prabowo.

Target 1 juta rumah

Presiden Prabowo Subianto menargetkan 1 juta rumah untuk para buruh dan kaum pekerja di Indonesia.

Rumah ini nantinya dibangun di dekat kawasan industri untuk meringankan biaya sewa serta transportasi para pekerja.

"Kita sudah membangun cukup banyak tahun ini, sudah sampai 350.000 rumah, tapi sasaran kita adalah minimal 1 juta rumah, kita akan mulai tahun ini juga 1 juta rumah dan rumah-rumah ini akan sesuai saran saudara akan dibuat di klaster-klaster yang dekat dengan kawasan-kawasan industri, yang dekat dengan tempat bekerja," jelas Prabowo dihadapan massa aksi May Day, Monas, Jumat (1/5/2026) dikutip dari Kontan.

Selain perumahan, Prabowo ingin menggerakkan perekonomian di daerah-daerah dengan pembangunan fasilitas penunjang masa kini.

Misalnya, pembangunan fasilitas daycare, rumah sakit, sekolah, transportasi umum, hingga rumah susun.

Tujuannya untuk menghidupkan roda perekonomian.

"Dan saya perintahkan harus ada sekolah, harus ada fasilitas olahraga, harus ada daycare, harus ada rumah sakit, dan yang paling penting harus ada transportasi," kata Prabowo.

Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul "Prabowo Subianto Umumkan Indonesia Segera Swasembada BBM" dan Kontan berjudul "Prabowo Bakal Bikin Kota Baru: 100 Rumah Susun hingga Fasilitas Day Care Bagi Buruh"

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#krisis-energi #may-day #krisis-pangan #presiden-prabowo

https://money.kompas.com/read/2026/05/01/171000826/dunia-panik-krisis-energi-dan-pangan-prabowo--kita-masih-aman