Hampir 7.400 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Makkah
Sebanyak 7.832 jemaah haji Indonesia telah tiba di Makkah, menandai perpindahan dari Madinah. Pergerakan ini dilakukan secara terkoordinasi untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan.
(Bisnis.Com) 02/05/26 16:25 209186
Bisnis.com, MAKKAH — Sebanyak 7.832 jemaah haji Indonesia telah tiba di Makkah hingga Jumat (1/5/2026). Tibanya gelombang pertama menandai dimulainya perpindahan jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Tanah Haram.
Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Moh. Hasan Afandi menjelaskan bahwa jemaah haji Indonesia gelombang pertama langsung mendarat di Madinah setelah terbang dari Tanah Air. Setelah itu, secara bertahap jemaah haji berpindah ke Makkah mulai Kamis (30/4/2026).
Hingga Jumat (1/5/2026), sebanyak 175 kloter dengan 68.082 jemaah haji dan 697 petugas kloter telah berangkat dari Indonesia. Lalu, sebanyak 165 kloter dengan 64.129 jemaah dan 657 petugas kloter telah tiba di Madinah.
"Secara bertahap pergerakan jemaah menuju Makkah terus berlangsung. Jemaah yang telah tiba di Makkah sebanyak 19 kloter dengan jumlah 7.382 jemaah dan 76 petugas kloter," ujar Hasan dalam konferensi pers, Sabtu (2/5/2026).
Setibanya di Tanah Suci Makkah, jemaah haji akan beristirahat di hotel terlebih dahulu setelah perjalanan panjang dari Madinah. Setelah tiba jadwalnya, jemaah haji akan melaksanakan umrah wajib ke Masjidilharam dengan menggunakan bus salawat.
"Seluruh proses pergerakan jemaah dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas guna memastikan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan jemaah selama perjalanan," ujar Hasan.
Kepala Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, menjelaskan bahwa pemerintah menetapkan pengaturan waktu pelaksanaan umrah wajib berdasarkan waktu kedatangan jemaah haji.
Jemaah haji yang tiba di Makkah sebelum magrib akan melaksanakan umrah pada pukul 22.00 waktu Arab Saudi. Sementara itu, jemaah haji yang tiba setelah magrib akan diberangkatkan ke Masjidilharam pada pukul 10.00 pagi keesokan harinya.
Khusus pada hari Jumat, pelaksanaan umrah dilakukan lebih awal karena menyesuaikan dengan kebijakan pembatasan akses kendaraan menuju Masjidilharam, yang biasanya dimulai sekitar pukul 10.00 pagi.
Ihsan menegaskan pengaturan ini merupakan bagian dari strategi menjaga kesehatan dan keselamatan jemaah haji Indonesia selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Makkah.
#jemaah-haji #jemaah-haji-indonesia #jemaah-haji-makkah #jemaah-haji-madinah #jemaah-haji-tiba #jemaah-haji-umrah #jemaah-haji-2026 #kloter-jemaah-haji #pergerakan-jemaah-haji #umrah-wajib #masjidilhar