PT KAI Sebut 17 Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Masih Jalani Perawatan
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan perkembangan penanganan korban kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. PT Kereta Api Indonesia... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 06/05/26 18:32 213447
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan perkembangan penanganan korban kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Hingga hari ini pukul 05.00 WIB, 90 pelanggan telah kembali ke rumah, sementara 17 korban masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa pemantauan kondisi pelanggan terus dilakukan secara berkala. Agar kebutuhan penanganan dapat terpenuhi secara menyeluruh.
“Kami terus berkoordinasi dengan rumah sakit, keluarga, serta pihak terkait agar proses pendampingan berjalan dengan baik. Fokus kami saat ini memastikan pelanggan yang masih menjalani perawatan mendapatkan dukungan yang dibutuhkan, sementara pelanggan yang telah kembali ke rumah juga tetap kami dampingi sesuai kebutuhan,” ujar Anne, Rabu (6/5/2026).
Anne menyampaikan pihaknya juga membuka layanan klaim atau reimbursement bagi pelanggan yang menjalani pengobatan secara mandiri. Proses pengajuan dapat dilakukan dengan melampirkan dokumen berupa bukti perjalanan, identitas pelanggan, kuitansi dan rincian biaya pengobatan, resume medis, serta salinan rekening.
Setelah dokumen dinyatakan lengkap, proses klaim akan dikoordinasikan bersama pihak asuransi dengan estimasi penyelesaian paling lambat 21 hari kerja.
Lihat video: Sinyal Kereta Error Jadi Penyebab Laka Maut di Bekasi? Ini Kronologi Lengkap Kecelakaan
Selain itu, layanan trauma healing juga masih tersedia bagi pelanggan maupun keluarga yang membutuhkan dukungan psikologis. Layanan dapat diakses melalui Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur.
Di sisi lain, pihaknya juga melakukan pendataan terhadap barang pelanggan yang tertinggal saat kejadian kecelakaan kereta. KAI mencatat, sebanyak 118 barang telah ditemukan.
Dari jumlah tersebut, 75 barang telah diserahkan kepada pemilik, sementara 43 barang lainnya masih berada di layanan Lost and Found Stasiun Bekasi Timur untuk proses verifikasi lebih lanjut.
“Kami memastikan setiap barang yang ditemukan diproses secara teliti agar dapat kembali kepada pemilik yang berhak. Kami memahami barang-barang tersebut memiliki nilai penting bagi pelanggan maupun keluarga,” ucapnya.
(cip)
#pt-kai-daop-1 #kecelakaan-kereta #penumpang-kereta-api #tabrakan-kereta-api #krl-commuter-line