Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Kamis 7 Mei 2026
IHSG menguat 0,50% ke 7.092,46 pada 6 Mei 2026, didorong saham UNVR, TPIA, dan DCII. Kapitalisasi pasar mencapai Rp12.728 triliun.
(Bisnis.Com) 07/05/26 09:23 213917
Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat ke 7.092,46 pada Rabu (6/5/2026). Kenaikan indeks didorong oleh penguatan sejumlah big caps, antara lain UNVR, TPIA, hingga DCII.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup menguat sebesar 0,50% atau 35,36 poin menuju 7.092,46. Indeks komposit kemarin dibuka pada level 7.086,34 dan sempat menyentuh posisi tertingginya di 7.127,72.
Tercatat, sebanyak 341 saham menguat, 290 saham turun, dan 186 saham stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar mencapai Rp12.728 triliun.
Dari jajaran big caps, kenaikan tertinggi dicatatkan saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) sebesar 10,06% ke Rp1.805 dan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) tumbuh 4,94% menjadi Rp6.375 per saham.
Saham PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) turut menjadi pendorong indeks dengan kenaikan 2,50% ke Rp203.200, sementara saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) terapresiasi sebesar 1,90% menjadi Rp4.820.
Adapun penurunan ditorehkan saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) 3,38% menjadi Rp5.000 per saham, sedangkan saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) turun 2,30% ke level Rp3.830 per saham.
Sementara itu, saham top gainers kemarin dihuni oleh PT Danasupra Erapacific Tbk. (DEFI) yang melonjak 34,23% ke Rp200, sementara PT Haloni Jane Tbk. (HALO) tumbuh sebesar 24,66% menjadi Rp91 per saham.
Di sisi lain, posisi saham paling boncos atau top losers ditempati oleh PT Multi Makmur Lemindo Tbk. (PIPA) yang turun 9,94% menjadi Rp145, dan PT Indospring Tbk. (INDS) melemah 7,14% ke Rp416 per saham.
Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan bahwa IHSG sempat menguat 0,65% ke 7.102,72 pada perdagangan sesi pertama.
Secara teknikal, dia menambahkan bahwa indeks komposit telah menembus level resistance psikologis 7.100, yang diikuti penyempitan negatif pada histogram MACD dan stochastic RSI yang bergerak naik dari area oversold.
“Dengan kombinasi sinyal tersebut, kami memperkirakan IHSG akan melanjutkan penguatan dan berpotensi menguji level 7.125 pada sesi kedua perdagangan kemarin,” ujar Valdy dalam publikasi riset harian.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG melonjak 1,21% atau 85,89 poin ke 7.178,35 hingga pukul 09.05 WIB. Pada awal perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level terendah 7.160,78 dan sempat ke posisi 7.184,07.
Tercatat, sebanyak 367 saham menguat, lalu 149 saham terkoreksi, dan 178 saham stagnan. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp12.890,89 triliun.
#ihsg-hari-ini #rekomendasi-saham #pergerakan-ihsg #saham-big-caps #saham-unvr #saham-tpia #saham-dcii #saham-bren #saham-ammn #saham-bbni #saham-defi #saham-halo #top-gainers-saham #top-losers-saham #n-a