Cara Membedakan Uang Asli dan Palsu dengan Kasat Mata, Tanpa Perlu Alat!
Bank Indonesia mencatat penurunan temuan uang palsu berkat peningkatan kualitas uang dan sinergi lembaga terkait. Cek keaslian uang dengan dilihat, diraba, diterawang.
(Bisnis.Com) 13/05/26 14:30 220199
Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah temuan uang rupiah palsu menurun dalam tiga tahun terakhir, dari rasio 5 piece per million (ppm) atau 5 lembar per 1 juta uang beredar pada 2023 menjadi 1 ppm pada April 2026.
“Ppm itu piece per million, berarti 5 lembar per 1 juta uang yang beredar. Itu turun, sekarang hingga mendekati 1 (ppm). Jadi setiap 1 juta yang beredar, ditemukan 1 uang palsu,” kata Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali mengutip Antara.
Ricky mengatakan, uang rupiah semakin sulit untuk dipastikan seiring dengan penguatan kualitas, baik bahan uang, teknologi cetak, dan unsur pengaman yang semakin modern.
Menurutnya, capaian atas penurunan tren temuan uang palsu ini juga tidak lepas dari sinergi dan koordinasi yang erat dari berbagai unsur Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal) yaitu Badan Intelijen Negara, Kepolisian Negara RI, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Keuangan, termasuk juga Mahkamah Agung dan Pengadilan Negeri.
Ricky menyebut peningkatan kualitas uang rupiah mendapat pengakuan dunia, salah satunya tercermin dari penghargaan Uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2022 sebagai Seri Uang Terbaik (Best New Banknote Series) pada IACA Currency Awards 2023.
Kemudian, penghargaan untuk Uang Rupiah kertas pecahan Rp50.000 TE 2022 pada bulan November 2024 yang meraih peringkat ke-2 dunia untuk pecahan yang paling aman dan yang paling sulit dipalsukan di dunia (World’s Most Secure Currencies) dengan 17 unsur pengaman canggih versi BestBrokers.
Sebagaimana mandat langsung Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan menjaga keamanan masyarakat bertransaksi menggunakan uang rupiah, Ricky menegaskan bahwa bank sentral berkomitmen mendukung penuh seluruh upaya pemberantasan uang rupiah palsu.
Cara Membedakan Uang Asli dan Palsu
Lantas bagaimana cara membedakan uang asli dan palsu?
Dengan memegang prinsip dilihat, diraba, dan diterawang, cara membedakan uang asli dan palsu bisa dijabarkan sebagai berikut:
1. Melihat Tanda Air dan Benang Pengaman (Diterawang)
Cara cek uang asli atau palsu yang pertama adalah dengan menerawangkan uang ke sumber cahaya.
Pada uang asli, sahabat akan menemukan:
Tanda air (watermark) yang jelas
Benang pengaman yang terlihat nyata
Jika tanda air tidak tampak atau benang pengaman menghilang ketika diterawang, besar kemungkinan itu adalah uang palsu.
2. Memeriksa Adanya Cetakan Timbul (Diraba)
Ciri ciri uang asli dapat ditemukan melalui permukaan uang. Bank Indonesia menggunakan teknik cetak khusus yang menghasilkan tekstur timbul.
Cobalah meraba bagian:
Nominal uang
Gambar pahlawan
Tulisan tertentu
Jika permukaannya terasa rata dan tidak ada cetakan timbul, sahabat perlu curiga karena itu adalah salah satu ciri ciri uang palsu.
3. Meraba untuk Cek Tekstur dan Bahan
Cara membedakan uang asli dan plasu selanjutnya adalah dengan meraba tekstur dan bahan uang. Pembuatan uang kertas melibatkan materi khusus. Baik kertas dan tinta yang digunakan khusus untuk membuat uang sehingga teksturnya cenderung kasar.
Tekstur uang yang dipalsukan umumnya cenderung lebih halus dan licin jika dibandingkan uang asli. Hal ini dikarenakan uang dicetak dengan kertas dan tinta biasa.
4. Membandingkan dengan Uang Asli
Jika masih ragu, sahabat dapat langsung membandingkan uang tersebut dengan uang asli yang sudah terverifikasi. Perbandingan akan menunjukkan perbedaan warna, detail, dan tekstur secara lebih jelas.
Ciri-ciri Uang Asli
Uang tunai asli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia memiliki sejumlah karakteristik atau ciri-ciri khusus. Keaslian uang dapat dicek dengan dilihat, diraba, dan diterawang.
Agar tidak terkecoh dengan uang palsu, sahabat bisa mengamati ciri-ciri uang asli sebagai berikut:
Benang pengaman yang terlihat utuh dan menyala jika disinari oleh cahaya ultraviolet (UV).
Gambar pahlawan nasional atau logo tertentu terlihat ketika diterawang.
Cetakan terasa kasar dan timbul di bagian tertentu, termasuk nominal uang.
Bagian tertentu dapat berubah warna ketika dilihat dari sudut yang berbeda.
Memiliki logo Bank Indonesia yang terlihat utuh ketika diarahkan pada cahaya.
Benang pengaman terlihat timbul dan dapat berubah warna dari sudut pandang tertentu.
Terdapat kode untuk tunanetra yang terasa kasar pada bagian kanan dan kiri uang.
Ciri-ciri Uang Palsu
Selain mengenali ciri-ciri uang asli, sahabat perlu memperhatikan cara mengenali uang palsu dengan memahami perbedaan keduanya.
Berikut adalah beberapa tanda uang palsu yang perlu sahabat perhatikan setiap bertransaksi secara tunai:
Warnanya cenderung kusam dan lebih pucat dibandingkan dengan uang asli.
Tinta yang digunakan untuk mencetak uang berbeda.
Warna uang dapat luntur jika terkena cipratan air.
Tidak memiliki benang pengaman yang timbul dan dapat berubah warna.
Bertekstur halus dan tipis seperti dicetak dengan kertas biasa.
Tidak muncul logo Bank Indonesia secara utuh dan ornamen-ornamen yang spesifik pada uang asli ketika diterawang.
Tidak berpendar saat dilihat di bawah cahaya.
#uang-asli #uang-palsu #cara-membedakan-uang #cek-uang-asli #tanda-air-uang #benang-pengaman-uang #cetakan-timbul-uang #tekstur-uang-asli #bahan-uang-asli #perbandingan-uang-asli #ciri-uang-asli #ciri