Banyak Negara Ingin Beli Pupuk dan Beras dari Indonesia, Prabowo: Bantu Semua
Prabowo mengaku mendapatkan laporan bahwa negara-negara lain ingin membeli pupuk hingga beras dari Indonesia.
(IDX-Channel) 16/05/26 12:44 222354
IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menyebutkan banyak negara di dunia saat ini kesulitan hingga panik karena gejolak perang di Timur Tengah. Prabowo mengaku mendapatkan laporan bahwa negara-negara lain ingin membeli pupuk hingga beras dari Indonesia.
Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan rumah singgah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Awalnya, Prabowo mengungkapkan, penutupan Selat Hormuz akibat perang memengaruhi banyak hal, terutama pengiriman pupuk.
"Sekarang banyak negara yang kesulitan yang panik karena perang di Timur Tengah, Selat Hormuz ditutup, 20 persen BBM dunia lewat Selat Hormuz, berarti pupuk terpengaruh karena banyak pupuk berasal dari minyak dan gas pupuk dari urea, urea sangat dibutuhkan," kata Prabowo.
Ia mengaku mendapat laporan dari Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman terkait banyaknya negara yang membeli pupuk dari Indonesia. Prabowo menyebut Indonesia kini berada di pihak yang memberi bantuan.
"Sekarang saya dapat laporan dari Menteri Pertanian, banyak negara minta pupuk dari Indonesia. Kita tidak euforia, kita tidak sombong, tapi kita berada sekarang di pihak yang bisa memberi bantuan," ujar dia.
Ia merincikan, negara-negara yang meminta bantuan mulai Australia, Filipina, India, hingga Bangladesh. Prabowo kemudian memerintahkan jajarannya membantu negara-negara tersebut.
"Australia meminta tolong kita, kita jual ke Australia 500 ribu ton, Filipina minta ke kita, India minta ke kita, Bangladesh minta ke kita, Brasil minta ke kita. Perintah saya bantu semua," ungkapnya.
Prabowo juga menambahkan, banyak negara lain yang mau membeli beras dari Indonesia. Prabowo mengaku bangga dan berterima kasih kepada semua pihak.
"Banyak negara sekarang mau beli beras dari kita. Bayangkan kalau kita tidak swasembada, kalau kita tidak buru-buru beresin masalah pertanian. Terima kasih semua pihak. Untung kita punya Menteri Pertanian yang hebat karena dia memang anaknya petani," kata dia.
(Febrina Ratna Iskana)