Prabowo Bakal Resmikan Penyerahan Alutsista, Rafale Jadi Simbol Modernisasi TNI

Prabowo Bakal Resmikan Penyerahan Alutsista, Rafale Jadi Simbol Modernisasi TNI

Prabowo akan resmikan penyerahan alutsista di Jakarta, termasuk 6 jet Rafale dari Prancis, simbol modernisasi TNI dan transformasi kekuatan udara Indonesia.

(Bisnis.Com) 18/05/26 06:15 223162

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) trimatra kepada 3 kepala staf TNI dalam prosesi di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (18/5/2026).

Dihimpun dari berbagai sumber yang diterima Bisnis, penyerahan Alpalhankam (Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan) tersebut menjadi salah satu simbol percepatan modernisasi pertahanan Indonesia yang digencarkan sejak Prabowo menjabat Menteri Pertahanan pada periode 2019—2024.

Sorotan utama dalam agenda tersebut tertuju pada kedatangan 6 jet tempur Dassault Rafale buatan Prancis yang mulai memperkuat armada TNI Angkatan Udara.

Kehadiran Rafale dinilai sebagai tonggak penting transformasi kekuatan udara Indonesia di tengah dinamika keamanan kawasan Indo-Pasifik yang semakin kompleks.

Sebagai tambahan informasi, Indonesia diketahui menandatangani kontrak pembelian 42 unit Rafale dari perusahaan asal Prancis, Dassault Aviation, pada 2022.

Kontrak itu dijalankan bertahap, mulai dari 6 unit pertama, kemudian 18 unit, dan disusul 18 unit tambahan hingga keseluruhan kontrak efektif pada awal 2024.

Nantinya, 6 Rafale pertama akan diterima Indonesia sepanjang 2026. 3 unit awal dijadwalkan datang lebih dahulu, kemudian disusul 3 unit berikutnya beberapa bulan kemudian.

Pengiriman tahap awal itu telah dimulai sejak Januari 2026 ketika 3 Rafale pertama tiba di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

Jet tempur tersebut menjadi batch perdana dari keseluruhan proyek pengadaan 42 pesawat tempur multirole generasi 4,5 tersebut.

Nilai pengadaan Rafale Indonesia diperkirakan mencapai sekitar US$8 miliar hingga US$11,6 miliar setara dengan sekitar Rp204,19 triliun, tergantung paket persenjataan, dukungan logistik, pelatihan, dan sistem pemeliharaan yang menyertainya.

Rafale sendiri dikenal sebagai pesawat tempur multirole yang mampu menjalankan berbagai misi sekaligus, mulai dari superioritas udara, serangan darat, pengintaian, hingga peperangan elektronik.

Pesawat ini diproduksi dalam standar terbaru F4 yang memiliki peningkatan pada kemampuan network-centric warfare, radar, sensor, serta interoperabilitas sistem tempur modern.

Menurut data Dassault Aviation, hingga akhir 2025 total pesanan Rafale mencapai 533 unit, termasuk 323 unit untuk pasar ekspor. Selain Indonesia, Rafale juga digunakan negara lain seperti India, Mesir, Qatar, Yunani, Kroasia, Uni Emirat Arab, dan Serbia.

#prabowo-subianto #penyerahan-alutsista #modernisasi-tni #jet-tempur-rafale #tni-angkatan-udara #transformasi-kekuatan-udara #keamanan-indo-pasifik #kontrak-pembelian-rafale #dassault-aviation #pengada

https://kabar24.bisnis.com/read/20260518/15/1974337/prabowo-bakal-resmikan-penyerahan-alutsista-rafale-jadi-simbol-modernisasi-tni