Daftar 9 WNI yang Berlayar Dalam Misi Kemanusiaan GSF 2.0, Ada 5 Diculik

Daftar 9 WNI yang Berlayar Dalam Misi Kemanusiaan GSF 2.0, Ada 5 Diculik

Sembilan WNI ikut misi kemanusiaan GSF 2.0 ke Gaza, lima diculik IDF. Kemlu RI kecam tindakan Israel dan desak pembebasan serta penyaluran bantuan.

(Bisnis.Com) 19/05/26 10:49 224662

Bisnis.com, JAKARTA — Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) mengonfirmasi ada sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang ikut berlayar dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 ke Gaza.

Sembilan WNI itu terdiri dari lima relawan dan empat jurnalis. Dari jumlah itu, telah terkonfirmasi bahwa lima WNI telah diculik tentara Israel atau IDF saat hendak mencapai daratan Gaza di perairan Siprus.

Lima WNI itu adalah Jurnalis Republika Bambang Noroyono di kapal BoraLize dan Andi Prasadewa seorang relawan dari Rumah Zakat yang menaiki kapal Josef.

Tiga WNI di kapal Ozgurluk mulai dari Jurnalis Republika Thoudy Badai; Jurnalis Tempo Andre Prasetyo Nugroho; dan Kontributor iNews, Beritasatu, dan CNN Rahendro Herubowo.

Kelimanya pun kompak telah mengirimkan pesan darurat ke kantornya masing-masing. Pesan darurat itu juga sudah disebarluaskan di media sosial Republika, Rumah Zakat dan Tempo.

Sementara, empat WNI lainnya dinyatakan masih berstatus berlayar. Kabar itu tersiar berdasarkan Command Center Sumur Nusantara sekitar 23.00 waktu Turki.

Nampak dua kapal yakni Kasri Sadabad pengangkut relawan WNI Asad Aras dan Hendro Prasetyo, dan Zefiro yang dinaiki Herman Budianto serta Ronggo Wirsanu masih tetap berlayar.

"Masih ada harapan, semoga Allah jaga, Allah lindungi bisa tembus Gaza. Update waktu fajar dari Command Center Sumur Nusantara," dikutip dari unggahan Instagram @globalpeaceconvoy, Selasa (19/5/2026).

Berikut daftar sembilan WNI yang berlayar dalam misi kemanusiaan GSF 2.0 :

Mba mi izin buat daftarnya yang ini aja, soalnya yang nomor delapan ke sekip status "diculiknya"

Berikut daftar sembilan WNI yang berlayar dalam misi kemanusiaan GSF 2.0 :

1. Herman Budianto Sudarsono relawan dari Dompet Dhuafa

2. Ronggo Wirasanu relawan dari Dompet Dhuafa

3. ⁠ Andi Angga Prasadewa relawan dari Rumah Zakat (diculik)

4. Asad Aras Muhammad relawan dari Spirit of Aqso

5. Hendro Prasetyo dari Smart 171

6. ⁠Bambang Noroyono, jurnalis Republika (diculik)

7. ⁠Thoudy Badai Rifan Billah, jurnalis Republika (diculik)

8. ⁠Andre Prasetyo Nugroho, jurnalis Tempo (diculik)

9. Rahendro herubowo kontributor iNewsTV, Beritasatu, CNN (diculik)

Kemlu Kecam Tindakan Israel

Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur.

“Kementerian Luar Negeri mengecam keras tindakan Militer Israel yang telah mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur,” ujar Yvonne dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5/2026).

Yvonne mengatakan bahwa pihaknya mendesak agar Israel segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan.

Kemlu juga mendesak agar Israel bisa menjamin kelanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional.

Adapun, Yvonne juga menegaskan bahwa pelindungan WNI akan terus menjadi prioritas utama Pemerintah Indonesia di tengah situasi yang berkembang sangat cepat.

“Pelindungan WNI akan terus menjadi prioritas utama Pemerintah Indonesia di tengah situasi yang berkembang sangat cepat,” pungkasnya.

#wni-misi-kemanusiaan #gsf-2-0 #wni-diculik-israel #global-peace-convoy #jurnalis-wni-gaza #relawan-wni-gaza #kapal-misi-kemanusiaan #kemlu-kecam-israel #bantuan-kemanusiaan-palestina #wni-berlayar-gaz

https://kabar24.bisnis.com/read/20260519/15/1974699/daftar-9-wni-yang-berlayar-dalam-misi-kemanusiaan-gsf-20-ada-5-diculik