Zero Post Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Tekanan Media Sosial
Tren "zero post" di kalangan Gen Z muncul akibat tekanan media sosial, membuat mereka lebih memilih menjaga privasi dan mengurangi unggahan pribadi untuk kesehatan mental.
(Bisnis.Com) 21/05/26 02:50 227063
Bisnis.com, JAKARTA — Tren zero post di media sosial mulai banyak dilakukan generasi Z yang memilih mengurangi aktivitas membagikan kehidupan pribadi di media sosial. Kondisi ini muncul ketika banyak pengguna mulai merasa lelah dengan tekanan untuk terus tampil aktif, menarik, dan sempurna di internet.
Meski media sosial masih digunakan setiap hari, aktivitas mengunggah foto, cerita, atau pembaruan kehidupan kini mulai menurun. Banyak pengguna memilih hanya melihat konten tanpa lagi rutin membagikan aktivitas pribadinya kepada publik.
Perubahan kebiasaan tersebut perlahan memengaruhi cara generasi Z berinteraksi di internet. Jika sebelumnya media sosial menjadi tempat untuk membagikan hampir seluruh aktivitas sehari-hari, kini sebagian anak muda justru mulai merasa lebih nyaman menjaga privasi dan membatasi eksposur diri.
Menurut laporan Financial Times, penggunaan media sosial global turun hingga 10 persen. Survei terhadap 250.000 pengguna internet di 50 negara itu menunjukkan penurunan paling besar terjadi pada kelompok usia muda, termasuk generasi Z yang selama ini dikenal paling aktif di dunia digital.
Fenomena tersebut kemudian dikenal dengan istilah “zero post”. Istilah ini diperkenalkan penulis Kyle Chayka melalui kolom Infinite Scroll di majalah The New Yorker untuk menggambarkan menurunnya kebiasaan orang membagikan kehidupan pribadi secara terbuka di media sosial.
Kyle Chayka menilai media sosial saat ini sudah jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Linimasa yang sebelumnya dipenuhi unggahan sederhana dari teman kini lebih banyak berisi iklan, konten viral berulang, hingga unggahan buatan kecerdasan buatan atau AI.
“Kita mungkin sedang menuju Posting Zero, ketika orang biasa mulai berhenti membagikan hidup mereka di media sosial karena lelah dengan kebisingan dan tekanan di internet,” tulis Kyle, dikutip Senin (18/5/2026).
Kondisi tersebut juga dinilai berkaitan dengan kesehatan mental generasi Z yang semakin banyak mendapat tekanan dari media sosial. Tidak sedikit pengguna muda merasa harus selalu terlihat produktif, bahagia, sukses, dan menarik demi mendapatkan perhatian serta validasi dari orang lain.
Tekanan untuk terus tampil sempurna itu membuat sebagian generasi Z mulai merasa lelah secara emosional. Akibatnya, banyak pengguna memilih lebih pasif di media sosial agar tidak terus-menerus merasa dibandingkan dengan kehidupan orang lain di internet.
Psikolog klinis sekaligus pendiri Sentier Wellness Mumbai, dr. Rimpa Sarkar, menyebut posting zero merupakan keputusan sadar seseorang untuk tidak lagi membagikan kehidupan pribadinya di media sosial. Meski begitu, pengguna tetap bisa aktif melihat konten atau berkomunikasi secara pribadi.
“Banyak orang merasa lelah secara mental karena terus harus membentuk citra diri di internet,” ujarnya.
Psikoterapis asal Delhi, Yuvika Dutta, mengatakan sebagian pengguna bahkan mulai mengunggah konten kosong seperti layar putih, video tanpa suara, atau unggahan tanpa keterangan sebagai bentuk ekspresi emosional. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi cara sebagian orang untuk menunjukkan perasaan tanpa harus menjelaskan apa yang sedang dialami.
“Kadang seseorang hanya ingin diam dan bernapas sejenak tanpa harus menjelaskan semuanya di media sosial,” ujarnya.
Fenomena posting zero juga disebut berkaitan dengan meningkatnya keinginan generasi muda untuk menjaga privasi dan kesehatan mental. Banyak orang mulai merasa hidup terasa lebih tenang ketika tidak lagi terus-menerus membagikan aktivitas pribadi kepada publik.
Meski dinilai dapat membantu mengurangi kecemasan akibat tekanan media sosial, ahli mengingatkan tren tersebut tetap perlu dilakukan secara sehat. Posting zero dinilai baik jika menjadi cara untuk beristirahat dari tekanan digital, bukan sebagai bentuk menarik diri dari kehidupan sosial.
#zero-post #tren-zero-post #generasi-z #tekanan-media-sosial #aktivitas-pribadi #privasi-media-sosial #kesehatan-mental #posting-zero #kyle-chayka #media-sosial-global #penurunan-penggunaan #tekanan-in