Tiga jenis tanggul laut akan dibangun di kawasan pantura Tangerang

Tiga jenis tanggul laut akan dibangun di kawasan pantura Tangerang

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, menyebut akan ada tiga jenis rancangan pengembangan dan pembangunan infrastruktur tanggul laut yang ...

(Antara) 21/05/26 13:24 227595

Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, menyebut akan ada tiga jenis rancangan pengembangan dan pembangunan infrastruktur tanggul laut yang masuk dalam mega proyek Giant Sea Wall di kawasan pesisir pantai utara (pantura) Kabupaten Tangerang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja di Tangerang, Kamis mengatakan tiga jenis tanggul laut tersebut yakni pengembangan tanaman mangrove sebagai pagar laut alami, breakwater atau tanggul pemecah ombak, dan tanggul laut raksasa.

"Tiga rancangan pembangunan infrastruktur tanggul laut ini telah masuk dalam proyek strategi nasional yang diinisiasi oleh pemerintah pusat. Pembangunan proyek tanggul yang akan dibangun di pantai utara Kabupaten Tangerang sepanjang 19 kilometer," ujarnya.

Di Kabupaten Tangerang sendiri, lanjutnya, wilayah yang akan kena proyeknya itu di sekitar Kecamatan Kosambi. "Ada empat desa/kelurahan di sana, seperti Kosambi Barat, Kosambi Timur dan lainnya," katanya.

Soma menyebut, kelanjutan proyek pembangunan tanggul laut raksasa akan mulai dibangun dari Pantura Jawa, Jakarta hingga Surabaya, termasuk kawasan di wilayah pesisir utara Kabupaten Tangerang.

"Jadi sebenarnya rancangan proyek ini sudah banyak penelitian. Dari ahli oseanografi, ahli kelautan yang sudah sangat terlibat sudah ada penelitiannya begitu," ujarnya.

"Kalau tidak salah kedalamannya juga sekitar 19 meter, itu yang paling dalam di Teluk Jakarta. Saya mendengar juga di sisi sebelah timurnya hingga Semarang akan dibangun," tambahnya.

Dia mengungkapkan, dalam pembangunan mega proyek tersebut juga dirancang untuk menghadirkan konektivitas antara infrastruktur lain yang akan mendukung motor pertumbuhan ekonomi baru.

"Nanti konektivitasnya juga ini harus nyambung dengan jalan-jalan yang ada. Jaringan jalan yang ada di kita, jaringan tol yang dari PIK (Pantai Indah Kapuk), arah Balaraja untuk meningkatkan ekonomi," kata dia.

Diketahui, Pembangunan Giant Sea Wall sepanjang 575 kilometer di Pantai Utara atau Pantura Jawa dibagi ke dalam 15 segmen.

Proyek ini ini bukan hanya melindungi pabrik-pabrik, kantor-kantor tetapi ada ekosistem dan ekologi, serta ekosistem yang terbanyak yaitu nelayan.

Pengembangan sistem perlindungan pesisir Pantura Jawa, termasuk Giant Sea Wall (GSW), merupakan bagian dari strategi nasional untuk menjaga keberlanjutan peradaban pesisir Pantura Jawa.

Urgensi pembangunan Giant Sea Wall adalah untuk melindungi kontribusi wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional sekitar 368,3 miliar dolar AS.

Pewarta: Azmi Syamsul Ma\'arif
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

#pemkab-tangerang #proyek-strategis-nasional #giant-sea-wall #perlindungan-pesisir-utara #mega-proyek-strategis

https://www.antaranews.com/berita/5576288/tiga-jenis-tanggul-laut-akan-dibangun-di-kawasan-pantura-tangerang