Pemkab Tangerang dukung percepatan proyek Giant Sea Wall di pantura
Pemerintah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, mendukung percepatan mega proyek Giant Sea Wall di kawasan pesisir pantai utara (pantura) sebagai upaya ...
(Antara) 21/05/26 15:45 227792
Kami diminta untuk menyediakan sumber daya manusia dalam teamwork, Jadi kita sedang menyiapkan teamwork itu,
Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, mendukung percepatan mega proyek Giant Sea Wall di kawasan pesisir pantai utara (pantura) sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi baru di daerahnya tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja di Tangerang, Kamis mengatakan, sebagai bentuk dukungan pada pembangunan tanggul laut ini, pemerintahannya akan memberikan dorongan terhadap penguatan sektor sumber daya manusia (SDM).
"Kami diminta untuk menyediakan sumber daya manusia dalam teamwork, Jadi kita sedang menyiapkan teamwork itu," katanya.
Ia mengatakan, komitmen pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur perlindungan pesisir pantai utara (pantura) Kabupaten Tangerang dilakukan dengan teamwork dari beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Hal ini dilakukan, kata dia, guna membantu tim badan otoritas pembangunan untuk mempercepat dan mempermudah penataan rancangan proyek tanggul laut tersebut.
"Ada beberapa OPD terkait seperti Bappeda, DTRB, dan Bina Marga. Mereka dari mulai kepala dinasnya sampai bidang-bidang itu bagian dari teamwork untuk membantu badan otorita," katanya.
Soma optimistis, keberadaan Giant Sea Wall di pesisir utara Tangerang akan memberikan dampak yang luas bagi masyarakat pesisir.
Selain melindungi daratan dari abrasi, tanggul laut raksasa itu juga dirancang sebagai sarana konektivitas kawasan yang akan menggerakkan motor pertumbuhan ekonomi baru.
"Nanti konektivitas juga ini harus nyambung dengan jalan-jalan yang ada. Jaringan jalan yang ada di kita, jaringan tol yang ada di Pantai Indah Kapuk, arah Balaraja untuk meningkatkan ekonomi," tuturnya.
Dalam hal ini, wilayah Kabupaten Tangerang direncanakan akan ada tiga jenis rancangan pengembangan dan pembangunan infrastruktur tanggul laut.
Dari ke tiga jenis tanggul laut tersebut, yakni pengembangan tanaman mangrove sebagai pagar laut alami, breakwater atau tanggul pemecah ombak, dan tanggul laut raksasa.
"Di Kabupaten Tangerang sendiri, khusus kita itu akan kena project-nya itu di sekitar Kecamatan Kosambi. Ada empat desa/kelurahan di sana, seperti Kosambi Barat, Kosambi Timur dan lainnya," ujarnya.
Ia bilang, pembangunan proyek tanggul yang akan dibangun di pantai utara Kabupaten Tangerang sepanjang 19 kilometer. Dimana, dari tiga jenis tanggul laut tersebut meliputi pengembangan tanaman mangrove sebagai pagar laut alami, breakwater atau tanggul pemecah ombak dan tanggul laut raksasa.
"Kurang lebih kalau tidak salah panjangnya sekitar 17-19 kilometer untuk proyek tanggul laut yang akan dibangun di Kabupaten Tangerang," tuturnya.
Soma menyebut, kelanjutan proyek pembangunan tanggul laut raksasa akan mulai dibangun dari Pantura Jawa, Jakarta hingga Surabaya, termasuk kawasan di wilayah pesisir utara Kabupaten Tangerang.
"Jadi sebenarnya rancangan proyek ini sudah banyak penelitian. Dari ahli oseanografi, ahli kelautan yang sudah sangat terlibat sudah ada penelitiannya begitu," ujarnya.
Diketahui, Pembangunan Giant Sea Wall sepanjang 575 kilometer di Pantai Utara atau Pantura Jawa dibagi ke dalam 15 segmen.
Proyek ini bukan hanya melindungi pabrik-pabrik, kantor-kantor tetapi ada ekosistem dan ekologi, serta ekosistem yang terbanyak yaitu nelayan.
Pengembangan sistem perlindungan pesisir Pantura Jawa, termasuk Giant Sea Wall (GSW), merupakan bagian dari strategi nasional untuk menjaga keberlanjutan peradaban pesisir Pantura Jawa.
Urgensi pembangunan Giant Sea Wall
adalah untuk melindungi kontribusi wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional sekitar 368,3 miliar dolar AS.
Pewarta: Azmi Syamsul Ma\'arif
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
#pemkab-tangerang #ekonomi-baru #proyek-strategis-nasional #giant-sea-wall