Tersangka Penembakan Dekat Gedung Putih Ditembak Mati, Meyakini Dirinya Yesus

Tersangka Penembakan Dekat Gedung Putih Ditembak Mati, Meyakini Dirinya Yesus

Tersangka yang ditembak mati agen Secret Sevice diidentifikasi sebagai Nasire Best (21). Menurut catatan pengadilan, dia pernah meyakini dirinya Yesus Kristus.... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 24/05/26 09:36 230409

WASHINGTON - Tersangka penembakan di dekat Gedung Putih telah ditembak mati agen Secret Service dalam baku tembak pada Sabtu petang waktu Amerika Serikat (AS). Tersangka diidentifikasi sebagai Nasire Best, yang menurut catatan pengadilan percaya bahwa dirinya adalah Yesus.

Seorang warga sipil juga terluka, menurut Secret Sevice AS (USSS). Pihak berwenang mengatakan Presiden AS Donald Trump selamat dan aman karena berada di dalam Gedung Putih selama insiden penembakan terjadi.

Sederet Fakta tentang Penembakan Dekat Gedung Putih

1. Baku Tembak, 30 Tembakan Dilepaskan

Tersangka mondar-mandir di area depan Gedung Putih sebelum menembak. Insiden terjadi di dekat Jalan ke-17 dan Pennsylvania Avenue NW, di luar kompleks Gedung Putih, pukul 18.00 petang. Tersangka menghabiskan waktu mondar-mandir di area tersebut sebelum mendekati pos pemeriksaan Secret Service, menurut laporan Bloomberg.

Tersangka menembak tiga kali. Dia kemudian mengeluarkan pistol dari tasnya dan mulai menembak petugas yang ditempatkan di sana.

Baku tembak antara tersangka dan para agen Secret Service pecah. Sekitar 30 tembakan dilepaskan. Tembakan agen Secret Service mengenai tersangka.

Tersangka terjatuh setelah ditembak. Dia dibawa ke Rumah Sakit George Washington, di mana dia kemudian dinyatakan tewas.

2. Tersangka Percaya Dirinya Yesus

Nasire Best (21) telah diidentifikasi sebagai tersangka penembakan oleh beberapa media AS. Dia dilaporkan telah dikenal oleh pihak berwenang, digambarkan sebagai orang yang mengalami gangguan emosional, dan sebelumnya telah dikenai "perintah menjauh" dari area sekitar Gedung Putih.

Best sebelumnya telah ditahan dan ditangkap karena menghalangi lalu lintas di dekat Gedung Putih dan karena masuk tanpa izin setelah melewati pos keamanan yang dibatasi, dengan catatan pengadilan juga mencatat perilaku yang tidak menentu. "[Best] mengeklaim dirinya adalah Yesus Kristus dan bahwa dia ingin ditangkap," bunyi catatan pengadilan sebelumnya tentang insiden tersebut.

3. Gedung Putih Lockdown

Secret Service mengatakan sedang menyelidiki insiden tersebut, sementara Direktur FBI Kash Patel mengonfirmasi bahwa pihaknya ikut membantu. Departemen Kepolisian Metropolitan meminta masyarakat untuk menghindari daerah tersebut sementara operasi keamanan berlanjut.

Lockdown dan respons darurat diberlakukan lokasi kejadian. Para jurnalis dan staf Gedung Putih dipindahkan ke area yang aman, termasuk ruang konferensi pers.

Koresponden ABC News, Selina Wang, memposting video yang menggambarkan "puluhan tembakan" saat dia dan yang lainnya berlindung di tenda media. Area di luar Gedung Putih ditutup dengan pita kuning, dan para penyelidik menempatkan puluhan penanda bukti berwarna oranye di trotoar. Barang-barang medis, termasuk sarung tangan dan perlengkapan darurat, berada di lokasi kejadian.

4. Trump Berada di Gedung Putih

Insiden itu terjadi tak lama setelah Presiden Donald Trump mem-posting di Truth Social bahwa dia berada di Oval Office sedang mengerjakan kemungkinan kesepakatan damai dengan Iran. Jurnalis Nick Sortor menulis di X: “Tidak ada agen Secret Service yang terluka. Dan Presiden Trump aman. Syukurlah. Sayangnya, seorang warga sipil tertembak, dan dalam kondisi serius. Berdoalah.”

Penembakan ini terjadi di tengah serangkaian insiden keamanan baru-baru ini di dekat lokasi-lokasi penting di Washington, DC. Ini termasuk penyergapan Garda Nasional di dekat Gedung Putih pada November tahun lalu. Ini juga menyusul dugaan upaya pembunuhan terhadap Trump pada makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih bulan lalu.
(mas)

#penembakan #gedung-putih #amerika-serikat #donald-trump #yesus

https://international.sindonews.com/read/1710133/42/tersangka-penembakan-dekat-gedung-putih-ditembak-mati-meyakini-dirinya-yesus-1779588311