Harga Minyak Global Melemah Setelah Progres Dialog AS-Iran
Harga minyak global melemah akibat kemajuan dialog damai AS-Iran, meski ketegangan di Timur Tengah meningkat. Brent turun 3,12% dan WTI turun 3,88%.
(Bisnis.Com) 27/05/26 22:28 233671
Bisnis.com, JAKARTA — Harga minyak dunia terpantau melemah seiring dengan sikap pelaku pasar yang mencermati perkembangan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran di tengah kembali meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Berdasarkan data CNBC International pada Rabu (27/5/2026), harga minyak jenis Brent turun US$3,11 atau 3,12% menjadi US$96,47 per barel. Sementara itu, harga minyak jeni West Texas Intermediate (WTI) AS terkoreksi US$3,64 atau 3,88% ke level US$90,25 per barel.
Penurunan tersebut hampir menghapus seluruh penguatan harga Brent pada perdagangan sehari sebelumnya.
Analis PVM Tamas Varga mengatakan pasar mulai melihat adanya kemajuan nyata menuju penyelesaian konflik sehingga tekanan terhadap harga minyak kembali muncul.
“Terlihat ada perkembangan yang cukup nyata menuju akhir krisis, dan semakin banyak kapal yang kembali melintasi jalur pelayaran penting tersebut. Karena itu tekanan penurunan harga kembali terjadi,” ujarnya.
Pada sesi sebelumnya, kontrak Brent untuk pengiriman Juli sempat naik 3,6% setelah AS melancarkan serangan baru ke Iran, yang memukul harapan tercapainya kesepakatan damai antara Washington dan Teheran.
Analis Commerzbank menilai optimisme pasar terhadap kesepakatan kerangka damai antara AS dan Iran sedikit meredup akibat serangan terbaru Washington terhadap lokasi rudal Iran dan kapal-kapal yang diduga berupaya menebar ranjau di Selat Hormuz.
Meski demikian, mereka menyebut kepercayaan pelaku pasar terhadap peluang tercapainya kesepakatan masih cukup tinggi.
Iran pada Selasa menuduh AS melanggar gencatan senjata setelah menyerang target di dekat Selat Hormuz yang menjadi wilayah sengketa. Di sisi lain, Washington menyatakan serangan tersebut bersifat defensif.
Sementara itu, Israel meningkatkan serangan udara ke Lebanon pada Selasa, yang semakin memperumit upaya perdamaian di kawasan.
Setelah gencatan senjata pada April dalam konflik yang telah berlangsung selama tiga bulan, kedua pihak mengindikasikan adanya kemajuan dalam pembicaraan untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur vital bagi distribusi minyak dan gas global.
Selain itu, kabar bahwa sejumlah kapal tanker LNG mulai melintasi selat tersebut dalam beberapa hari terakhir turut meningkatkan ekspektasi pasar bahwa jalur pelayaran itu akan segera kembali dibuka, sehingga berpotensi menambah pasokan energi global.
#harga-minyak #minyak-dunia #minyak-brent #minyak-wti #harga-minyak-global #dialog-as-iran #ketegangan-timur-tengah #perundingan-damai #konflik-as-iran #pasar-minyak #selat-hormuz #serangan-washington #n-a