Rebalancing MSCI Efektif Hari Ini (29/5), Arah IHSG Dibayangi Volatilitas
IHSG diprediksi volatil pada 29 Mei 2026 karena rebalancing MSCI. Saham konglomerat tertekan, namun rebound mungkin terjadi jika pasar menyerap saham dengan baik.
(Bisnis.Com) 29/05/26 08:46 234573
Bisnis.com, JAKARTA – Kinerja Indeks harga saham gabungan (IHSG) bakal dibayangi oleh volatilitas tinggi seiring effective daterebalancing MSCI yang bakal berlaku efektif pada perdagangan hari ini, Jumat (29/5/2026).
Head of Investment Specialist Maybank Sekuritas Fath Aliansyah, menilai tekanan akan cukup terasa pada saham-saham terafiliasi konglomerat dalam negeri, terutama saham yang belakangan didepak dari indeks ternama tersebut.
Meskipun begitu, nasib saham-saham tersebut akan sangat bergantung pada daya serap pasar di tengah banjir saham selepas investor global ramai-ramai melepas kepemilikan mereka.
”Senadainya dia enggak bisa diserap sama pasar, dia [saham] bakal ARB, dia lock. Biasanya itu akan diikuti beberapa hari setelah rebalancing efektif. Jadi Selasa, kemungkinan masih berlanjut,” katanya dalam Youtube Maybank Sekuritas Indonesia, Selasa (26/5/2026).
Namun sebaliknya, jika kondisi pasar domestik cukup ample untuk menyerap besaran saham yang dilepas investor global, maka tekanan jual terhadap saham-saham tersebut dinilai telah berakhir dan sedang memasuki fase rebound.
Terlebih, sejumlah lembaga keuangan global telah mengambil posisi lebih awal untuk melepas kepemilikannya pada saham-saham yang didepak MSCI, jauh sebelum jatuh tanggal efektif rebalancing.
”Tapi kalau transaksinya itu benar-benar bisa diabsorb di tanggal 29 Mei dengan nilai yang sangat besar, kami bisa bilang bahwa selling pressure untuk saham-saham konglomerasi sudah selesai dan biasanya akan diikuti dengan rebound yang sangat kuat,” tambahnya.
Di satu sisi, praktisi pasar modal Hans Kwee memprediksi IHSG akan menghadapi volatilitas yang cukup tinggi. Hanya saja, melihat pola historis, terdapat kemungkinan sebagian besar fund manager telah melakukan penyesuaian portofolio sebelum tanggal efektif berlangsung.
”Hari Jumat (29/5), pasar saham Indonesia mungkin akan menghadapi volatilitas tinggi karena pada tanggal tersebut, fund manager pasif mungkin akan melakukan rebalancing portofolio mengikuti pengumuman MSCI pada 12 Mei 2026,” katanya, Kamis (28/5/2026).
Meskipun begitu, Hans Kwee menilai tidak terdapat kepanikan yang berarti di pasar menjelang effective daterebalancing. Terlebih, sejumlah emiten yang mengalami deletion oleh MSCI juga dinilai memiliki fundamental yang cenderung solid.
Penghapusan yang dilakukan MSCI terhadap sejumlah emiten dinilai lebih bersifat teknikal terkait metodologi bobot dan likuiditas. Namun, kondisi ini tidak mencerminkan kondisi fundamental perusahaan.
Bahkan, banyak emiten yang mengalami delisting MSCI justru memiliki fundamental yang baik dan berprospek solid di masa depan.
”Pasca-rebalancing MSCI, ini bisa jadi bottom dari penurunan IHSG dan berpeluang kembali bangkit mengikuti fundamental perusahaan di masa depan,” katanya.
Reformasi pasar modal, dinilai telah berhasil meningkatkan dan memperkuat transparansi, kredibilitas, dan integrasi pasar modal RI sehingga dapat meningkatkan kepercayaan investor dalam negeri maupun global.
Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda, memprediksi pergerakkan IHSG pada hari ini masih dalam tren yang melemah dengan area resistance pada level 6.240 dan support pada level 6.060.
”Secara teknikal, IHSG masih berpotensi bergerak dalam tren konsolidasi melemah dengan area resistance di 6.240 dan support di 6.060. Pelaku pasar juga akan mencermati tekanan nilai tukar rupiah yang telah mendekati level 16.800 per dolar AS, sehingga berisiko mendorong capital outflow lebih lanjut. Di sisi lain, effective date rebalancing MSCI pada penutupan perdagangan hari ini diperkirakan dapat meningkatkan volatilitas pasar dalam jangka pendek,” katanya dalam riset hariannya, Jumat (29/5/2026).
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#ihsg #volatilitas-ihsg #rebalancing-msci #saham-konglomerat #pasar-saham-indonesia #effective-date-rebalancing #tekanan-jual-saham #rebound-saham #fund-manager #portofolio-rebalancing #penghapusan-emi