Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa

Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa

Ketua DPW Partai Perindo Kalbar Yulius Aho memberikan beasiswa pendidikan kepada pemenang juara pertama ajang pemilihan Bujang Dara di Kabupaten Bengkayang. Pelestarian... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 02/06/26 20:52 238057

BENGKAYANG - Pelestarian budaya lokal menghadapi tantangan regenerasi di tengah perubahan sosial dan perkembangan zaman. Karena itu, dukungan terhadap pendidikan generasi muda dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan adat sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah dan penguatan ekonomi masyarakat.

Isu tersebut menjadi salah satu perhatian dalam penutupan event budaya tahunan Barape’ Sawa’ 2026 di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar).

Dukung Regenerasi Budaya Dayak



Pada kesempatan tersebut, Ketua DPW Partai Perindo Kalimantan Barat Yulius Aho memberikan beasiswa pendidikan kepada pemenang juara pertama ajang pemilihan Bujang Dara. Menurut dia, penghargaan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap generasi muda yang berperan aktif dalam menjaga adat, budaya dan tradisi daerah.

“Kebetulan saya juga asli Dayak Kalbar. Dalam acara Barape’ Sawa’ tahun ini, saya dapat menyaksikan langsung adat dari sub-suku Dayak Bakatik, khususnya di Kabupaten Bengkayang. Kami melihat ajang Bujang Dara pada kegiatan ini dalam mengembangkan adat, budaya, serta tradisi sub-suku Dayak Bakatik sudah cukup baik. Sudah sepantasnya kami memberikan apresiasi berupa beasiswa,” ujar Yulius Aho dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (2/6/26).

Dia menegaskan program tersebut tidak berhenti pada satu momentum, melainkan akan diberikan secara bertahap sebagai bentuk komitmen mendukung generasi muda yang berkontribusi dalam pelestarian budaya.

“Beasiswa ini secara bertahap kami berikan, dimulai dari pemenang yang meraih juara satu ajang Bujang Dara,” katanya.

Menurut Yulius, pelestarian budaya dan peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan beriringan. Generasi muda yang memiliki pemahaman terhadap budaya daerah sekaligus akses pendidikan yang baik dinilai akan menjadi modal penting dalam memperkuat pembangunan daerah dan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal.

Beasiswa Diharapkan Perkuat Regenerasi Budaya



Ketua Panitia Barape’ Sawa’ 2026, Rudi, mengapresiasi dukungan yang diberikan terhadap kegiatan budaya tersebut. Dia menyebut pemenang ajang Bujang Dara tahun ini memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa yang disiapkan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan generasi muda.

Apresiasi serupa disampaikan Sekretaris Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Bengkayang, Are Adji. Dia menilai program beasiswa dapat mendorong minat generasi muda untuk lebih aktif terlibat dalam kegiatan seni dan budaya sekaligus memperkuat regenerasi pelestari adat di daerah.

“Hal ini harus kita dukung supaya ke depannya tidak hanya pada ajang pemilihan Bujang Dara, tetapi kegiatan yang lain pun akan mendapatkan beasiswa. Dengan begitu, motivasi generasi muda untuk terus mengembangkan diri di bidang kebudayaan ataupun seni budaya akan semakin besar,” ujarnya.

Melalui dukungan pendidikan dan pelestarian budaya, generasi muda diharapkan tidak hanya mampu menjaga nilai-nilai adat yang diwariskan leluhur, tetapi juga memiliki kapasitas untuk mengembangkan potensi daerah.
(shf)

#partai-perindo #bengkayang #pelestarian-budaya #pendidikan #beasiswa

https://daerah.sindonews.com/read/1713271/174/pendidikan-dinilai-kunci-pelestarian-budaya-yulius-aho-salurkan-beasiswa-1780405564