Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
Gerakan #Kurbanlah: Dari Kita untuk Aceh yang diinisiasi Muzammil Hasballah bersama Habits Media Network berhasil menyalurkan hewan kurban untuk 3.000 keluarga... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 04/06/26 06:27 239362
PIDIE JAYA - Gerakan #Kurbanlah: Dari Kita untuk Aceh yang diinisiasi Muzammil Hasballah bersama Habits Media Network berhasil menyalurkan hewan kurban untuk 3.000 keluarga penerima manfaat di wilayah terdampak bencana Aceh. Program kurban untuk Aceh ini lahir dari kepedulian terhadap masyarakat yang hingga kini masih berjuang melakukan pemulihan pascabanjir di sejumlah daerah.Melalui gerakan Kurbanlah, masyarakat dari berbagai kota di Indonesia diajak ikut mengambil bagian dalam ibadah kurban sekaligus membantu saudara-saudara mereka di wilayah terdampak bencana. Dalam waktu hanya 2 hari, gerakan ini berhasil menghimpun partisipasi 457 pekurban yang mempercayakan ibadah kurbannya melalui program Kurbanlah.
Dari partisipasi tersebut berhasil dihimpun 29 sapi dan 27 domba yang kemudian didistribusikan ke berbagai wilayah di Aceh. Keberhasilan gerakan Kurbanlah tidak lepas dari dukungan berbagai media dan komunitas yang berada dalam ekosistem Habits Media Network.
Kampanye ini disebarluaskan secara kolaboratif melalui berbagai platform media muslim seperti Muslimvox, Taubatters, Kawan Hawa, Quran Review, dan Ngajilah. Melalui jaringan tersebut, informasi mengenai program kurban untuk Aceh dapat menjangkau jutaan audiens muslim Indonesia dalam waktu singkat.
Proses penyembelihan hewan kurban dimulai pada Jumat dan berlanjut hingga hari terakhir Tasyrik. Muzammil Hasballah hadir langsung di Aceh bersama tim lapangan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai syariat, transparan, dan tepat sasaran.
Salah satu titik utama pelaksanaan kegiatan berada di Masjid Baitussattar, Kabupaten Pidie Jaya.
Setelah pelaksanaan Salat Jumat, masyarakat setempat menggelar tradisi memasak dan makan bersama menggunakan daging kurban yang telah disembelih. Suasana hangat kebersamaan terlihat di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, aparat keamanan, serta komunitas pendidikan Kuttab Al-Fatih Aceh.
Bupati Pidie Jaya mengapresiasi kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Aceh. “Saya bersyukur dan bangga melihat kepedulian yang hadir untuk masyarakat kami. Semoga bantuan ini membawa kebahagiaan dan semangat baru bagi warga yang sedang bangkit dari masa sulit,” ujar Sibral dikutip Kamis (4/6/2026).
Selain membantu masyarakat terdampak bencana, program Kurbanlah juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Seluruh hewan kurban dibeli langsung dari peternak lokal Aceh sehingga perputaran ekonomi tetap terjadi di daerah tersebut.
Melalui program ini juga berhasil dihimpun kurban atas nama 21 guru ngaji yang selama ini mengabdikan diri mendidik masyarakat di berbagai pelosok Aceh.
Muzammil bersyukur atas antusiasme masyarakat yang ikut membersamai gerakan ini. Keberhasilan Kurbanlah menjadi bukti bahwa masih banyak orang yang peduli terhadap sesama dan siap bergerak bersama dalam kebaikan.
“Hadza min fadhli Rabbi. Semua ini bukan karena kami, tetapi karena Allah yang menggerakkan begitu banyak hati untuk peduli. Apa yang beberapa hari lalu hanya berupa niat dan amanah, hari ini telah sampai dan menghadirkan kebahagiaan bagi ribuan saudara kita di Aceh,” ujar Muzammil.
Melalui gerakan Kurbanlah: Dari Kita untuk Aceh, dia berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan solidaritas umat Islam terus tumbuh di tengah masyarakat Indonesia.
(jon)