Kemenperin tegaskan pelemahan nilai tukar rupiah tak ganggu industri
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah tidak mengganggu kinerja industri dalam negeri, mengingat belanja yang ...
(Antara) 04/06/26 17:26 240187
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah tidak mengganggu kinerja industri dalam negeri, mengingat belanja yang dilakukan menggunakan mata uang domestik.
"Kalau sekarang kan industri dalam negeri pasti belanjanya rupiah, enggak terlalu masalah. Paling ada beberapa bahan baku yang transaksinya menggunakan US dolar,” ujar Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza di Tangerang, Banten, Kamis.
Wamenperin mengatakan, secara umum industri dalam negeri memiliki ketahanan kuat, karena sebagian besar aktivitas transaksi dan belanja dilakukan menggunakan rupiah.
Namun, sejumlah sektor tetap menghadapi tekanan akibat kebutuhan bahan baku impor yang pembayarannya menggunakan mata uang dolar AS.
Menurut dia, dampak pelemahan nilai tukar terhadap industri juga dapat diantisipasi melalui diversifikasi penggunaan mata uang dalam transaksi perdagangan internasional.
Ia mencontohkan, sebagian perdagangan Indonesia saat ini telah menggunakan renminbi, sehingga ketergantungan terhadap dolar AS dapat dikurangi.
“Tapi saya lihat kalau trade balance kita sepertiganya itu menggunakan renminbi misalnya, itu pengaruh US dolar-nya juga bisa diantisipasi,” katanya.
Lebih lanjut, Faisol menyebut seluruh industri yang masih menggunakan bahan baku impor berpotensi merasakan tekanan akibat fluktuasi nilai tukar.
Meski demikian, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi agar dampaknya tidak terlalu besar terhadap aktivitas produksi.
“Kita sudah mitigasi supaya tidak banyak terdampak oleh kenaikan atau turunnya nilai tukar rupiah,” ujarnya.
Faisol menambahkan, Kemenperin juga telah melakukan komunikasi dan diskusi dengan pelaku industri untuk mencari solusi atas tantangan yang muncul akibat pergerakan kurs.
"Apapun itu kan kita bisa cari jalan keluar,” ujar Faisol.
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
#pemajuan-industri #industri-domestik #kementerian-perindustrian