Telkom Raup Rp399 Miliar dari Bisnis Data Center, NeutraDC Kebut Proyek BTM-2
Telkom Indonesia meraup Rp399 miliar dari bisnis data center pada Q1 2026, meski turun 2,7% YoY. Ekspansi BTM-2 di Batam didorong tingginya permintaan.
(Bisnis.Com) 05/06/26 14:02 241045
Bisnis.com, JAKARTA — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) mempercepat ekspansi infrastruktur digital regional melalui pembangunan gedung kedua pusat data di Batam (BTM-2), menyusul terserapnya seluruh kapasitas gedung pertama (BTM-1) oleh mitra global seperti Gorilla Technology.
Telkom fokus memacu kembali pertumbuhan bisnis data center. Adapun bisnis pusat data menyumbang pendapatan Rp399 miliar pada kuartal I/2026.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji menyampaikan pencapaian ini mencerminkan semakin kuatnya posisi TelkomGroup dalam menjalankan transformasi menuju perusahaan infrastruktur digital. Strategi ini merupakan salah satu pilar utama dari cetak biru TLKM 30.
Seno menilai kepercayaan tinggi dari mitra global terhadap NeutraDC menunjukkan Indonesia, khususnya Batam, semakin diperhitungkan dalam ekosistem digital regional.
"Seiring meningkatnya kebutuhan cloud, AI, dan layanan digital di Asia Tenggara, kami melihat infrastruktur digital akan menjadi salah satu fondasi utama pertumbuhan ekonomi digital masa depan," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (5/6/2026).
Seno menambahkan Batam memiliki posisi strategis sebagai gerbang konektivitas digital Indonesia yang menghubungkan pasar domestik dengan ekosistem digital regional. Oleh karena itu, tingginya permintaan terhadap BTM-1 menjadi sinyal positif bagi Telkom untuk melanjutkan pengembangan kapasitas berikutnya melalui BTM-2.
CEO NeutraDC Group, Andreuw Th.A.F menyampaikan keberhasilan mengamankan mitra strategis global seperti Gorilla Technology menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam mempercepat pengembangan ekosistem pusat data berstandar global di Indonesia. Minat pasar yang tinggi menjadi bukti kesiapan infrastruktur dan kualitas layanan yang dibangun perseroan.
Adapun, CEO NeutraDC Nxera Batam, Indrama YM Purba menambahkan kawasan SIJORI memiliki kebutuhan kapasitas data center yang sangat besar. Batam diuntungkan oleh dukungan konektivitas internasional yang kuat, kedekatan geografis dengan pusat ekonomi regional, serta lingkungan investasi yang kondusif.
Secara keseluruhan, pengembangan pusat data NeutraDC Nxera Batam dirancang dengan target kapasitas hingga 100 MW. Proyek ini dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan dan efisiensi operasional melalui penerapan teknologi efisien energi serta tata kelola operasional berstandar global guna mendukung kelestarian lingkungan.
Gedung pertama pusat data di Batam (BTM-1) yang dijadwalkan siap beroperasi pada tahun ini dilaporkan telah berhasil memperoleh mitra untuk seluruh kapasitas yang tersedia.
Tingginya permintaan pasar terhadap fasilitas digital tersebut mendorong perusahaan untuk mulai menyiapkan pengembangan gedung kedua, BTM-2.
Salah satu mitra strategis yang telah mengamankan kapasitas di BTM-1 adalah Gorilla Technology. Perusahaan global yang berkantor pusat di London, Inggris tersebut dikenal sebagai penyedia solusi kecerdasan buatan (AI), keamanan, dan analitik data dengan jangkauan operasional di Asia, Timur Tengah, Eropa, hingga Amerika.
#telkom-data-center #neutradc-batam #bisnis-data-center #telkomgroup-transformasi-digital #pusat-data-batam #btm-2-proyek #gorilla-technology-mitra #infrastruktur-digital-indonesia #ekonomi-digital-asi