ETF Emas Bersiap Meluncur Semester II/2026, Pegadaian Jadi Pemegang Rekening KSEI
Pegadaian dan KSEI siapkan ETF Emas pada 2026. Investor bisa investasi emas digital berbasis EGR lewat pasar modal secara aman.
(Bisnis.Com) 12/06/26 16:13 248485
Bisnis.com, JAKARTA — PT Pegadaian resmi bergabung sebagai Pemegang Rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam peluncuran produk Exchange Traded Fund (ETF) Emas pada semester II/2026.
Melalui kolaborasi ini, Pegadaian akan berperan sebagai penyedia sekaligus penyimpan emas fisik yang menjadi aset dasar ETF Emas. Di sisi lain, KSEI akan menyediakan infrastruktur pencatatan dan penyelesaian transaksi melalui sistem Central Depository and Book-Entry Settlement System (C-BEST).
Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Selfie Dewiyanti mengatakan kehadiran ETF Emas merupakan terobosan yang akan memberikan akses lebih mudah bagi investor untuk berinvestasi emas melalui mekanisme perdagangan di bursa efek.
"Sinergi antara Pegadaian dan KSEI ini merupakan langkah strategis yang tidak hanya memperkuat tata kelola keamanan pencatatan aset investasi, tetapi juga menyiapkan infrastruktur kokoh bagi ekosistem bullion Indonesia untuk melebur ke dalam pasar modal global," jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, ETF Emas memungkinkan investor memiliki eksposur terhadap emas tanpa harus menyimpan emas fisik secara langsung. Setiap unit investasi yang diperdagangkan nantinya akan didukung oleh emas fisik yang tersimpan di Pegadaian.
Produk ETF Emas akan menggunakan Electronic Gold Receipt (EGR) sebagai underlying asset. EGR merupakan bukti kepemilikan emas digital yang dijamin oleh emas fisik dan dicatat secara elektronik dalam sistem KSEI.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya telah memberikan persetujuan kepada Pegadaian untuk menjadi Pemegang Rekening KSEI pada 27 April 2026. Dengan status tersebut, Pegadaian dapat langsung mencatatkan EGR ke dalam sistem KSEI sehingga proses pencatatan, pemindahbukuan, hingga rekonsiliasi antara emas fisik dan aset digital menjadi lebih efisien dan transparan.
Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat menilai pengembangan ETF Emas akan memperluas pilihan investasi di pasar modal nasional sekaligus menjembatani karakteristik emas sebagai aset safe haven dengan mekanisme investasi modern yang teradministrasi secara baik.
"Produk inovatif ini diharapkan dapat menjadi alternatif investasi yang menghubungkan karakteristik emas sebagai aset yang telah dikenal luas oleh masyarakat dengan mekanisme investasi yang transparan dan teradministrasi dengan baik melalui infrastruktur yang telah dimiliki KSEI," kata Samsul.
Momentum peluncuran ETF Emas juga didukung oleh tren kenaikan harga emas yang kuat. Sepanjang 2025, investasi emas mencatatkan imbal hasil mencapai 56,7% dalam denominasi rupiah, menjadikannya salah satu instrumen dengan kinerja terbaik di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Potensi pasar ETF Emas dinilai sangat besar. Indonesia merupakan salah satu produsen emas terbesar di dunia dengan produksi mencapai 132,5 ton dan sumber daya emas sekitar 2.600 ton. Selain itu, jumlah investor pasar modal domestik juga terus meningkat pesat dari 7,49 juta investor pada 2021 menjadi 20,35 juta investor pada akhir 2025. Hingga 8 Juni 2026, jumlah investor telah mencapai 28,19 juta.
Minat terhadap ETF Emas juga tercermin dari survei internal BEI terhadap 515 investor individu dan 67 investor institusi yang menempatkan ETF berbasis emas sebagai produk investasi baru yang paling dinantikan untuk segera hadir di pasar modal Indonesia.
Selain menjadi instrumen investasi, ETF Emas nantinya juga berpotensi dimanfaatkan sebagai agunan melalui produk Pegadaian Gadai Efek. Dengan demikian, investor tidak hanya memperoleh potensi keuntungan dari kenaikan harga emas, tetapi juga memiliki fleksibilitas untuk mengakses pembiayaan tanpa harus menjual aset investasinya.
Kehadiran ETF Emas diharapkan menjadi tonggak penting dalam pendalaman pasar modal Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan ekosistem bullion nasional yang terintegrasi dengan sistem keuangan modern dan pasar modal global.
#etf-emas #pegadaian #ksei #investasi-emas #etf-emas-indonesia #emas-digital #electronic-gold-receipt #egr #pasar-modal-indonesia #investasi-safe-haven #produk-etf-emas #etf-berbasis-emas #investasi-em