Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Umumkan Kesepakatan dengan Iran

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Umumkan Kesepakatan dengan Iran

Harga minyak Brent turun 4,24% ke posisi US$83,63 per barel usai Presiden Donald Trump mengumumkan kesepakatan damai dengan Iran.

(Bisnis.Com) 15/06/26 09:53 250078

Bisnis.com, JAKARTA — Harga minyak dunia anjlok setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan dengan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang selama ini menjadi salah satu urat nadi pasokan energi global.

Berdasarkan data Tradingview pada Senin (15/6/2026), harga minyak berjangka jenis West Texas Intermediate (WTI) terpantau turun 5,04% ke level US$80,60 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah jenis Brent, yang menjadi acuan internasional, melemah 4,24% ke posisi US$83,63 per barel.

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menyatakan bahwa kesepakatan dengan Iran telah rampung. Menurutnya, Selat Hormuz akan kembali dibuka tanpa penerapan sistem tarif bagi kapal yang melintas, sementara AS akan mengakhiri blokade angkatan laut terhadap Iran.

“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai,” tulis Trump.

Trump juga menyerukan dimulainya kembali aktivitas pelayaran dan distribusi minyak global.

“Selamat kepada semua pihak! Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya dan secara bersamaan mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat. Kapal-kapal dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir!,” tambah Trump.

Trump menilai kesepakatan tersebut akan membawa perdamaian dan keamanan bagi kawasan Timur Tengah. Dia juga mengisyaratkan akan ada perjanjian damai yang lebih luas dengan Iran dalam waktu mendatang.

“Kesepakatan besar ini akan membawa perdamaian dan keamanan bagi seluruh kawasan,” ujar Trump dalam unggahan terpisah.

Sebelum gangguan terjadi pada awal Maret akibat serangan Iran, sekitar 20% pasokan minyak dunia melewati Selat Hormuz. Penurunan tajam lalu lintas kapal tanker di jalur tersebut memicu salah satu gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang berperan sebagai mediator dalam konflik AS-Iran, pada Minggu mengatakan bahwa kedua negara telah menyepakati penghentian operasi militer secara permanen dan berlaku segera di seluruh front, termasuk di Lebanon.

“Kami berterima kasih kepada Amerika Serikat dan Republik Islam Iran atas komitmen mereka untuk mencari solusi diplomatik atas konflik ini,” kata Sharif, dikutip dari CNBC International.

Dia menambahkan para mediator akan memfasilitasi sejumlah pertemuan pekan ini guna meletakkan dasar bagi pembahasan teknis serta prosesi penandatanganan resmi perjanjian damai.

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) perusahaan tanker minyak Frontline Lars Barstad sebelumnya memperkirakan lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz akan pulih dengan cepat apabila AS dan Iran berhasil mencapai kesepakatan yang kredibel.

“Saya sangat optimistis bahwa begitu situasi berbalik dan AS serta Iran mencapai suatu kesepakatan, setidaknya untuk tidak menyerang pelayaran, maka aktivitas transit akan kembali berlangsung dengan cepat,” ujar Barstad.

#harga-minyak #harga-minyak-dunia #harga-minyak-wti #harga-minyak-brent #ameria-serikat #iran #konflik-timur-tengah #selat-hormuz

https://market.bisnis.com/read/20260615/94/1980904/harga-minyak-dunia-anjlok-usai-trump-umumkan-kesepakatan-dengan-iran