Khusus untuk Paket Ringan, Lion Parcel Luncurkan "Minipack" di Bandung

Khusus untuk Paket Ringan, Lion Parcel Luncurkan "Minipack" di Bandung

Lion Parcel meluncurkan layanan Minipack untuk pengiriman paket ringan hingga 300 gram, menawarkan tarif lebih hemat dan adil bagi UMKM dan penjual daring.

(Bisnis.Com) 26/06/26 11:00 260521

Bisnis.com, BANDUNG — Lion Parcel meluncurkan layanan pengiriman "Minipack" untuk pengiriman khusus paket ringan dengan berat maksimal 300 gram.

Layanan ini dinilai untuk menjawab kebutuhan masyarakat, pelaku UMKM, dan penjual daring yang selama ini harus membayar ongkos kirim berdasarkan tarif minimum 1 kilogram meski berat barang jauh lebih ringan.

Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, mengatakan Bandung dipilih sebagai salah satu kota peluncuran karena memiliki aktivitas perdagangan digital dan industri kreatif yang terus berkembang.

Beragam produk lokal, seperti fesyen, aksesori, hingga produk kreatif, umumnya memiliki bobot ringan sehingga membutuhkan layanan pengiriman yang lebih efisien.

"Melalui Minipack, Lion Parcel ingin menghadirkan skema harga yang lebih adil sehingga pelanggan dapat membayar ongkos kirim sesuai kebutuhan pengiriman. Dengan demikian, biaya logistik menjadi lebih terjangkau dan pelaku usaha dapat meningkatkan daya saing bisnisnya," ujar Kenny dalam keterangan pers, dikutip Jumat (26/6/2026).

Berbeda dengan layanan pengiriman konvensional yang menerapkan pembulatan tarif hingga 1 kilogram, Minipack memungkinkan pelanggan mengirim paket ringan dengan tarif yang lebih hemat tanpa mengurangi kualitas layanan.

Lion Parcel tetap menjanjikan waktu pengiriman atau service level agreement (SLA) selama dua hingga tiga hari, setara dengan layanan regulernya.

Sebagai ilustrasi, ongkos kirim rute Bandung–Makassar melalui layanan reguler mencapai Rp48.000 per kilogram. Dengan Minipack, pelanggan hanya dikenakan biaya Rp24.000 untuk paket dengan berat maksimal 300 gram atau lebih hemat hingga 50%.

Chief Retail Officer Lion Parcel, Febri Andika, menjelaskan bahwa inovasi tersebut lahir dari masukan pelanggan yang dihimpun melalui jaringan agen Lion Parcel di berbagai daerah, termasuk Bandung.

Menurutnya, permintaan terhadap layanan pengiriman paket ringan dengan tarif lebih ekonomis terus meningkat seiring dengan pertumbuhan transaksi perdagangan elektronik.

"Kami melihat pelanggan membutuhkan pilihan yang lebih terjangkau tanpa harus membayar tarif minimum 1 kilogram. Masukan tersebut menjadi salah satu dasar kami menghadirkan Minipack sebagai solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar," kata Febri.

Ia menambahkan, di Bandung permintaan pengiriman barang ringan cukup tinggi, mulai dari dokumen, aksesori, hingga berbagai produk kreatif lokal. Karena itu, Lion Parcel terus memanfaatkan jaringan agennya untuk memahami kebutuhan pelanggan sekaligus mengembangkan inovasi layanan.

Minipack kini dapat diakses melalui lebih dari 7.000 agen Lion Parcel di seluruh Indonesia maupun melalui aplikasi Lion Parcel. Layanan tersebut juga mendukung metode pembayaran cash on delivery (COD) dan COD ongkir.

Khusus pengguna COD ongkir, Lion Parcel menawarkan program "Bayar Ongkir di Tempat, Gak Bayar Kalau Telat" dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Saat ini Lion Parcel mengklaim telah menjangkau 99% wilayah domestik dengan dukungan lebih dari 350 penerbangan Lion Group. Infrastruktur tersebut menjadi penopang layanan distribusi perusahaan untuk menjaga kecepatan dan kualitas pengiriman ke berbagai daerah.

Peluncuran Minipack melengkapi portofolio layanan Lion Parcel yang sebelumnya mencakup Regpack, Jagopack, Bosspack, VIPpack, Interpack, Bigpack, dan Bigpack Fast.

Perseroan menegaskan akan terus menghadirkan inovasi layanan logistik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha di tengah pertumbuhan industri perdagangan digital di Indonesia.

#minipack #lion-parcel #paket-ringan #lion-group #agen-lion-parcel

https://bandung.bisnis.com/read/20260626/550/1983504/khusus-untuk-paket-ringan-lion-parcel-luncurkan-minipack-di-bandung