Prabowo Mau Pangkas 750 BUMN, Singgung Besarnya Gaji Direksi dan Komisaris

Prabowo Mau Pangkas 750 BUMN, Singgung Besarnya Gaji Direksi dan Komisaris

Presiden Prabowo berencana memangkas ratusan BUMN dari 1.000 menjadi 250 entitas untuk efisiensi dan mengurangi beban operasional, termasuk gaji direksi dan komisaris.

(Kompas.com) 28/06/26 20:13 262124

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah bakal memangkas sekitar 750 badan usaha milik negara (BUMN). Langkah ini sebagai bagian dari penataan perusahaan pelat merah.

Ia menjelaskan, dari sebelumnya ada sekitar 1.000 BUMN, yang mencakup induk, anak, dan cucu usaha, ke depan akan dikurangi menjadi hanya sekitar 250 entitas.

Menurut Prabowo, penyederhanaan jumlah BUMN diperlukan untuk mengurangi beban biaya operasional, termasuk biaya direksi dan komisaris yang selama ini dinilai membebani perusahaan.

"Dari 1.000 lebih BUMN ujungnya nanti 250. Bayangkan lebih dari 750 (BUMN akan) kita tutup. Itu 750 dirut, 750 direksi kali empat atau kali lima, 750 komisaris kali sepuluh. Overhead-nya kayak apa, gajinya kayak apa," ujarnya dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (28/6/2026).

Menurutnya, selama ini banyak BUMN yang kinerjanya belum optimal, bahkan tidak membukukan laba.

Namun, perusahaan tetap dibebani biaya operasional untuk membayar gaji direksi dan komisaris.

Prabowo menegaskan, tidak semestinya perusahaan yang merugi malah menghabiskan anggaran untuk operasional petinggi.

Maka dari itu, pemerintah bersama Danantara akan terus melakukan pembenahan pada BUMN.

Ia mengatakan, operasional perusahaan pelat merah harus menjadi rasional, efisien, dan transparan.

"Ini uang rakyat semua, perusahaan tidak untung, hanya bayar overhead. Kita mau sekarang rasional, efisien, dan ini kita buktikan, dan ini kita lakukan," kata Prabowo.

Ia pun menargetkan proses penataan tersebut selesai tahun ini, sehingga dalam dua tahun ke depan BUMN dapat beroperasi dengan lebih efisien.

"Saya minta dalam tahun ini harus selesai. Jadi dalam dua tahun kita akan bikin BUMN-BUMN lebih efisien, lebih transparan, lebih bekerja untuk rakyat saudara," ucap Kepala Negara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#pemangkasan-bumn #biaya-operasional #efisiensi-perusahaan #prabowo-subianto

https://money.kompas.com/read/2026/06/28/201300626/prabowo-mau-pangkas-750-bumn-singgung-besarnya-gaji-direksi-dan-komisaris