Harga Minyak Melemah Hari Ini, Tertekan Kenaikan Stok AS
Harga minyak dunia hari ini melemah akibat kenaikan stok AS dan proyeksi surplus pasokan OPEC, dengan Brent turun 0,03% dan WTI turun 0,09%.
(Bisnis.Com) 13/11/25 11:31 37239
Bisnis.com, JAKARTA — Harga minyak dunia melanjutkan pelemahan pada perdagangan Kamis (13/11/2025). Pelemahan harga tidak lepas dari kenaikan persediaan minyak mentah di Amerika Serikat (AS).
Kondisi tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa pasokan global masih jauh lebih besar dibandingkan permintaan bahan bakar saat ini.
Mengutip Reuters, harga Brent crude futures turun 3 sen atau 0,03% menjadi US$62,69 per barel pada pukul 02.34 GMT, setelah anjlok 3,8% di sesi sebelumnya.
Sementara itu, harga West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat melemah 5 sen atau 0,09% ke US$58,44 per barel, memperpanjang penurunan 4,2% pada Rabu (12/11.2025).
Sumber pasar yang mengutip data American Petroleum Institute (API) menyebutkan bahwa stok minyak mentah AS meningkat 1,3 juta barel selama pekan yang berakhir pada 7 November 2025. Adapun stok bensin dan distilat justru menurun pada periode yang sama.
Analis Haitong Securities Yang An mengatakan, pelemahan harga minyak juga terjadi setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) memperkirakan pasokan minyak global akan sedikit melebihi permintaan pada 2026. Proyeksi tersebut menandai perubahan signifikan dari perkiraan sebelumnya yang memperkirakan defisit pasokan.
“Isyarat OPEC terkait potensi surplus pasokan memicu sentimen bearish yang sebelumnya tertahan. Ditambah lagi dengan kenaikan stok minyak AS, tekanan jual semakin kuat dan mendorong harga minyak terus melemah pada Kamis pagi,” ujar Yang An.
Adapun, OPEC memproyeksikan surplus pasokan tahun depan disebabkan oleh kenaikan produksi dari kelompok OPEC+.
Sementara itu, Administrasi Informasi Energi AS (EIA) dijadwalkan akan merilis data resmi persediaan minyak pada Kamis malam waktu setempat.
Berdasarkan survei Reuters terhadap sembilan analis menjelang rilis data tersebut, rata-rata memperkirakan stok minyak mentah AS naik sekitar 2 juta barel.
Selain itu, laporan lain dari EIA juga menambah tekanan pada sentimen pasar. Dalam Short-Term Energy Outlook, EIA menyebutkan bahwa produksi minyak AS diperkirakan mencetak rekor baru tahun ini, lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya.
EIA juga memperkirakan persediaan minyak global akan terus meningkat hingga 2026. Hal ini terjadi karena pertumbuhan produksi yang lebih cepat dibandingkan dengan permintaan bahan bakar minyak, sehingga memberi tekanan tambahan terhadap harga.
#harga-minyak #harga-minyak-dunia #harga-minyak-hari-ini #harga-minyak-melemah #stok-minyak-as #harga-brent-crude #harga-wti #persediaan-minyak-mentah #pasokan-global #permintaan-bahan-bakar #surplus-p