Menakar Kinerja IDXHIDIV20 saat Korporasi Rajin Tebar Dividen Interim
IDXHIDIV20 menguat 3,99% dalam sebulan berkat dividen interim dari BBCA, ITMG, UNTR, ASII, dan UNVR. Ini sinyal positif bagi investor dan pasar.
(Bisnis.Com) 24/11/25 21:08 48731
Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah saham penebar yang tergabung di IDX High Dividend 20 (IDXHIDIV20) mulai menebar dividen interimnya untuk tahun buku 2025. Aksi korporasi ini memberi sentimen positif pada pergerakan harga sahamnya.
Terbaru, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) telah memutuskan akan menebar dividen interim untuk tahun buku 2025 sebesar Rp55 per saham. Secara total, dividen interim yang ditebar bank swasta terbesar di Indonesia tersebut tercatat senilai Rp6,77 triliun.
Dividen interim tunai akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan per 4 Desember 2025 pukul 16.00 WIB atau record date.
“Pembagian dividen interim tunai ini menunjukkan komitmen perseroan untuk terus memberikan nilai tambah yang berkesinambungan kepada para pemegang saham, sebagai hasil atas kinerja perusahaan yang positif,” ujar Hendra Lembong, Presiden Direktur BCA dalam keterangan tertulis pada Senin (24/11/2025).
Konstituen IDX High Dividend 20 lainnya PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) juga telah memutuskan untuk menebar dividen interim Rp738 per saham. Dividen interim ITMG akan dibayarkan pada 26 November 2025.
Sebelumnya, PT United Tractors Tbk. (UNTR) telah membagikan dividen interim kepada investor senilai Rp2,05 triliun atau setara Rp567 per saham. PT Astra International Tbk. (ASII) juga telah memutuskan untuk membagikan dividen interim sebesar Rp98 per saham atau Rp3,96 triliun.
PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) pun berencana membagikan dividen interim di tahun ini. Direktur Unilever Indonesia Neeraj Lal menerangkan bahwa Unilever masih memiliki komitmen untuk membagikan dividen dengan payout ratio sebesar 100%. Pembagian dividen itu akan dilakukan melalui dua tahap, yaitu pada akhir tahun dan pertengahan 2026.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pembayaran dividen 100% kepada para pemegang saham kami. Kami melakukannya sebagai dividen interim dan kemudian dividen final pada pertengahan tahun depan,” katanya pada beberapa waktu lalu.
Seiring dengan momentum tebaran dividen interim, gerak IDX High Dividend 20 pun terangkat. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IDX High Dividend 20 telah menguat 3,99% dalam sebulan perdagangan terakhir.
IDX High Dividend 20 menguat 1,6% pada perdagangan hari ini, Senin (24/11/2025) dan beranjak ke zona hijau, menguat 1,26% sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd) atau sejak perdagangan perdana 2025.
Harga saham konstituen IDX High Dividend 20 pun merangkak naik. Harga saham BBCA naik 2,42% dalam sebulan. Kemudian, harga saham ASII naik 2,37% dalam sebulan dan UNVR naik 18,14% dalam sebulan.
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximillianus Nico Demus menilai pembagian dividen interim menjadi sinyal kuat dari emiten kepada para pelaku pasar dan investor bahwa kas perusahaan sangat sehat dan kuat saat ini.
“Tentu hal ini akan menarik para pelaku pasar dan investor, karena tentu apabila dividend yield-nya tinggi, mereka akan kembali masuk ke dalam pasar,” ujarnya.
Sebelumnya, Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menjelaskan tebaran dividen interim bisa dimanfaatkan untuk pemulihan kinerja IDX High Dividend 20.
“Apalagi saat ini harga saham-saham konstituen IDX High Dividend 20 masih di bawah fair value,” kata Nafan.
#idxhidiv20 #dividen-interim #saham-dividen #idx-high-dividend-20 #bca-dividen-interim #itmg-dividen-interim #untr-dividen-interim #asii-dividen-interim #unvr-dividen-interim #dividen-interim-2025 #sah