IDXCarbon Kantongi Transaksi 2,75 Juta Kredit Karbon di COP30, Ada TOBA, BMRI hingga Pertamina
IDXCarbon mencatat transaksi 2,75 juta ton kredit karbon di COP30, Brasil. Entitas seperti tercatat TOBA, BMRI, dan Pertamina terlibat dalam transaksi
(Bisnis.Com) 02/12/25 06:57 57384
Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku penyelenggara Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) mencatatkan transaksi dan peminatan pembelian atas kredit karbon Indonesia dengan volume sebesar 2,75 juta ton CO2 sepanjang penyelenggaraan konferensi perubahan iklim COP30 di Belem, Brasil pada 10–21 November 2025.
Setidaknya terdapat 20 entitas dari dalam dan luar negeri yang melakukan transaksi pembelian maupun menyatakan minat atas proyek karbon yang ditawarkan Indonesia, baik yang sudah tercatat dan diperdagangkan maupun yang akan diterbitkan pada masa mendatang.
Beberapa di antaranya adalah emiten tercatat seperti PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII).
Terdapat pula entitas luar negeri seperti Value Network Ventures Pte. Ltd yang berbasis di Bengaluru, Bangladesh dan bergerak dalam pengembangan proyek global dan pembiayaan karbon. Kemudian South Pole yang bergerak dalam solusi iklim dan beroperasi di 20 negara juga menjadi salah satu entitas yang terlibat dalam transaksi atau menyatakan minat pada kredit karbon Indonesia.
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengemukakan deretan transaksi ini menunjukkan cukup tingginya minat atas proyek karbon Indonesia.
“IDXCarbon senantiasa berupaya memfasilitasi perdagangan karbon Indonesia secara transparan dan mudah untuk mendorong pertumbuhan perdagangan karbon Indonesia. Kami percaya IDXCarbon dapat mendukung pertumbuhan perdagangan karbon Indonesia,” katanya dalam siaran pers, dikutip Selasa (2/12/2025).
Sebagai catatan, IDXCarbon ikut memasarkan berbagai proyek penurunan emisi dalam sesi Sellers Meet Buyers di Paviliun Indonesia selama penyelenggaraan COP30. Proyek-proyek ini mencakup yang telah tercatat maupun akan dicatatkan pada IDXCarbon.
Hingga Oktober 2025, total volume Unit Karbon yang telah tercatat di IDXCarbon mencapai lebih dari 3,6 juta ton CO2e (sebelum pemakaian atau retirement). Adapun proyek karbon Indonesia yang telah tercatat tersebut, antara lain:
- PT Pertamina Power Indonesia dengan proyek pembangkit terbarukan panas bumi (geothermal) di Lahendong;
- PT PLN Nusantara Power dengan proyek PLTGU di Muara Karang Blok 3, konversi Pembangkit Combined Cycle di Muara Tawar, dan proyek Pembangkit Listrik Baru Berbahan Bakar Gas Bumi PLTMG Sumbagut 2 Peaker;
- PT PLN Indonesia Power dengan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Minihidro (PLTM) di Gunung Wugul, PLTGU Priok, dan konversi Pembangkit Combined Cycle (Add On) PLTGU di Grati; dan
- PT Perkebunan Nusantara IV dengan proyek pemanfaatan limbah pabrik kelapa sawit (POME) untuk biogas co-firing.
Selain proyek yang telah tercatat di atas, IDXCarbon juga memasarkan sejumlah proyek yang telah menandatangani Letter of Intent (LoI), yaitu pernyataan komitmen untuk mencatatkan seluruh atau sebagian unit karbon yang dihasilkan ke IDXCarbon, sehingga dapat diakses oleh calon pembeli secara lebih luas.
Unit Karbon dari proyek tersebut tidak hanya bersumber dari skema nasional, tetapi juga skema internasional, dengan pencatatan yang akan dilakukan sesuai jadwal issuance (penerbitan) masing-masing proyek. Total unit karbon dari proyek-proyek ini mencapai 90 juta ton setara karbon dengan potensi nilai mencapai US$7,7 miliar.
Sementara itu, berikut merupakan beberapa pihak yang melakukan transaksi atau menyampaikan peminatan atas proyek karbon Indonesia selama periode COP30:
- PT TBS Energi Utama Tbk.
- Value Network Ventures Pte. Ltd
- South Pole
- Energy Management Indonesia
- Bank Mandiri (Persero) Tbk
- Iklim Muda Sentosa (CarbonEthics)
- PT Bank CIMB Niaga Tbk.
- Bala Biotech Indonesia
- Aorsa Konsultan Manajemen
- Bank Maybank Indonesia Tbk
- Rois Cartoon Studio
- Etam Wira Utama
- Mitra Tours & Travel
- Filtrona Manufacturing Indonesia
- Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (Inacom)
- Bank SMBC Indonesia
- Superintending Company of Indonesia (Sucofindo)
- Pertamina (Persero)
- Pertamina Patra Niaga
- Pihak-pihak lain dari dalam maupun luar negeri yang namanya tidak dipublikasikan.
#idxcarbon #transaksi-kredit-karbon #cop30 #kredit-karbon-indonesia #bursa-karbon-indonesia #proyek-karbon-indonesia #emiten-tercatat #pertamina-power-indonesia #pln-nusantara-power #pln-indonesia-powe