Emiten Tommy Soeharto GTSI Raih Fasilitas Kredit dari BNI Total Rp1,19 Triliun
Emiten pelayaran milik Tommy Soeharto (GTSI) mendapatkan fasilitas kredit dari BNI senilai total Rp1,19 triliun untuk memperkuat modal kerja dan likuiditas.
(Bisnis.Com) 03/12/25 16:45 59566
Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pelayaran Grup Humpuss milik Tommy Soeharto PT GTS Internasional Tbk. (GTSI) memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) senilai total Rp1,19 triliun. Fasilitas tersebut diteken pada 1 Desember 2025 dan akan digunakan untuk memperkuat modal kerja serta likuiditas perseroan.
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/12/2025), GTSI menyampaikan bahwa fasilitas yang diperoleh terdiri atas dua jenis, yakni Kredit Investasi Refinancing Kapal dan Standby L/C.
Fasilitas Kredit Investasi Refinancing Kapal diberikan dengan limit Rp365 miliar. Dana ini dialokasikan untuk refinancing kapal LNG Carrier Danaputri 1 milik GTSI yang dibangun pada 2006. Kredit berjangka waktu 60 bulan ini dikenakan bunga 8% dan mencakup masa tenggang (grace period) 6 bulan.
Selain itu, GTSI juga memperoleh fasilitas Standby L/C dengan limit US$50 juta atau setara Rp831,60 miliar (kurs jisdor Rp16.632 per dolar AS). Fasilitas ini akan dimanfaatkan untuk penerbitan SBLC/Demand Guarantee sebagai jaminan pembayaran pembelian bahan baku GTSI dan anak usaha.
Untuk fasilitas SBLC, perseroan wajib menempatkan jaminan dana sebesar 20% dari plafon maksimal, yakni US$10 juta. Dari jumlah tersebut, US$6 juta dipenuhi dari pencairan fasilitas refinancing kapal, sedangkan sisanya akan dipenuhi setiap kali penerbitan SBLC.
Manajemen menegaskan GTSI dan BNI tidak memiliki hubungan afiliasi. Transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi material karena nilainya melebihi 20% ekuitas perseroan, namun termasuk kategori yang dikecualikan sehingga tidak memerlukan persetujuan pemegang saham dan cukup diungkapkan melalui keterbukaan informasi.
GTSI menyebut fasilitas kredit ini akan meningkatkan fleksibilitas keuangan dan mendukung operasional, terutama dalam memperkuat modal kerja.
“Dampak kejadian ini akan memperkuat modal kerja dan kemampuan likuiditas Perseroan sehingga meningkatkan kinerja operasional dan finansial,” tulis GTSI dalam keterbukaan informasi.
_______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#gtsi #tommy-soeharto #fasilitas-kredit #bni #rp1 #19-triliun #grup-humpuss #kredit-investasi #refinancing-kapal #standby-l-c #lng-carrier-danaputri-1 #bunga-8 #sblc #jaminan-dana #transaksi-material #n-a