Trump Ungkap Dua Nama Calon Ketua The Fed, Soroti Arah Suku Bunga
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyebut Kevin Hassett dan Kevin Warsh sebagai kandidat teratas untuk memimpin Federal Reserve (The Fed).
(Kompas.com) 13/12/25 19:21 71831
KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyebut Kevin Hassett dan Kevin Warsh sebagai kandidat teratas untuk memimpin Federal Reserve (The Fed).
Trump juga berharap ketua bank sentral AS berikutnya berkonsultasi dengannya terkait kebijakan suku bunga.
Dikutip dari The Wall Street Journal, Sabtu (13/12/2025), Trump mengatakan Warsh, mantan gubernur The Fed, kini masuk dalam daftar kandidat dan menjadi pesaing utama Hassett, Kepala Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, yang sebelumnya dianggap sebagai kandidat terkuat.
“Saya pikir dua Kevin itu hebat. Saya pikir ada beberapa orang lain yang juga hebat,” ujar Trump.
Sebelumnya, Trump sempat mengisyaratkan telah menentukan pilihannya. Pada Senin lalu, ia mengatakan sudah memiliki gambaran yang cukup jelas mengenai sosok yang akan dinominasikan.
Bulan lalu, Trump juga menyebut telah mengetahui siapa yang akan dipilih. Namun, pernyataan terbarunya menunjukkan proses seleksi masih berlangsung.
Trump diketahui bertemu dengan Warsh pada Rabu (11/12/2025). Hingga kini, belum jelas apakah Trump akan mewawancarai kandidat lain untuk posisi tersebut.
Trump mengatakan Warsh menyampaikan pandangan bahwa biaya pinjaman seharusnya lebih rendah.
Dalam pernyataan terpisah di Ruang Oval, Trump mengatakan ketua The Fed berikutnya seharusnya berkonsultasi dengannya terkait kebijakan suku bunga. Pernyataan ini dinilai berpotensi mengubah tradisi independensi bank sentral AS.
“Saya sangat sukses, dan saya pikir peran saya setidaknya adalah memberikan rekomendasi — mereka tidak harus mengikuti apa yang saya katakan,” ujar Trump kepada wartawan.
Ia menambahkan keputusan akan diambil “dalam beberapa minggu ke depan. “Saya pikir suara saya harus didengar, tetapi saya tidak akan membuat keputusan berdasarkan itu,” lanjutnya.
CEO JPMorgan Chase & Co. Jamie Dimon pada Kamis (12/12/2025) menilai Hassett lebih mungkin memangkas suku bunga dalam waktu dekat.
Namun, Dimon juga menyatakan sependapat dengan pandangan Warsh mengenai The Fed. Hal tersebut dilaporkan Financial Times, mengutip sumber yang mengetahui acara tersebut.
Dimon menyampaikan pandangan itu dalam acara tertutup JPMorgan bagi para CEO manajer aset di New York. Dalam acara yang sama, Barron’s mengutip pernyataan Dimon yang menyebut Warsh akan “menjadi ketua yang hebat”.
Trump dalam masa jabatan keduanya semakin menegaskan keinginannya untuk mengendalikan bank sentral.
Ia secara rutin menyampaikan kekecewaan karena The Fed dinilai belum cukup agresif menurunkan biaya pinjaman di bawah kepemimpinan Ketua The Fed Jerome Powell.
Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal, Trump kembali menyerukan penurunan suku bunga secara agresif. Menurutnya, suku bunga seharusnya berada di level “1 persen atau bahkan lebih rendah”.
Seperti diketahui, pada Rabu (11/12/2025), The Fed memangkas suku bunga acuannya ke kisaran 3,5 persen hingga 3,75 persen. Ini merupakan pemangkasan ketiga berturut-turut.
Tiga pejabat bank sentral menentang keputusan tersebut, sementara Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) masih belum sepakat mengenai kemungkinan pemangkasan suku bunga lanjutan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang#the-fed #donald-trump #presiden-amerika-serikat #ketua-the-fed #kebijakan-suku-bunga #kevin-hassett #kevin-warsh