Stres di Jalan Menuju Kantor Bisa Pengaruhi Produktivitas

Stres di Jalan Menuju Kantor Bisa Pengaruhi Produktivitas

STRES bukan hanya datang saat bekerja di kantor. Kemacetan pun kerap membuat masyarakat stres sejak di jalan.

(Bisnis Tempo) 19/10/25 15:30 8719

STRES bukan hanya datang saat bekerja di kantor. Banyak pekerja justru mulai merasa tertekan sejak berada di perjalanan menuju tempat kerja. Kemacetan, padatnya lalu lintas, dan waktu tempuh yang panjang sering kali membuat pikiran lelah sebelum aktivitas dimulai.

Rutinitas seperti ini tak hanya menguras tenaga, tapi juga bisa menurunkan semangat dan fokus saat tiba di kantor. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat mempengaruhi produktivitas dan kesehatan mental pekerja. Karena itu, penting untuk memahami bagaimana stres di perjalanan dapat berdampak pada keseharian dan mencari cara agar perjalanan terasa lebih tenang.

Psikolog Irma Gustiana mengatakan emosi merupakan sinyal tubuh. Jika emosi negatif tidak dikelola, dampaknya bisa terlihat pada kualitas tidur, daya tahan tubuh, hingga kemampuan kita untuk fokus. Irma mengajak masyarakat mengambil minimal 5 menit saja untuk bisa tenang. "Memberi diri waktu paling tidak lima menit untuk tenang sudah cukup membantu menurunkan aktivitas saraf yang memicu cemas dan lelah,” katanya pada acara Media Gathering Blue Bird di Rumah Wijaya, Jakarta Selatan 16 Oktober 2025.

Riset dari Lembaga Gallup menunjukkan bahwa sekitar 16 persen pekerja di Indonesia mengalami tekanan emosional dalam kesehariannya. Ketegangan yang muncul selama perjalanan ke kantor bisa membuat pikiran terganggu dan suasana hati memburuk. "Akibatnya, fokus menurun, tubuh terasa lebih lelah, dan produktivitas kerja ikut terdampak," kata Irma.

Senada dengan Irma, Wellness Practitioner Rahne Putri pun percaya bahwa momen tenang bisa didapat dari aktivitas paling sederhana. “Menarik napas dalam, meluruskan kaki, atau membiarkan tubuh bersandar tanpa distraksi bisa menjadi hal-hal kecil yang menyelamatkan hari. Aktivitas ini bisa dilakukan di mana pun, termasuk ketika dalam perjalanan yang bisa dijadikan ruang untuk berhenti sejenak dari kesibukan," kata Rahne.

Sebelumnya, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia perusahaan transportasi Blule Bird mengajak masyarakat untuk “Ambil Jeda” melalui kampanye #TenangBersamaBlueBird. Kampanye ini hadir sebagai ajakan untuk melihat perjalanan bukan hanya sebagai proses berpindah tempat.

Chief Marketing Officer PT Blue Bird Tbk Monita Moerdani mengatakan timnya ingin mengingatkan bahwa waktu di perjalanan bisa menjadi momen berharga untuk menenangkan pikiran. "Dengan mengambil jeda sejenak, masyarakat diharapkan dapat memulihkan energi dan menjaga keseimbangan mental di tengah padatnya rutinitas harian," katanya.

Di waktu jeda itu, penumpang bisa melakukan gerakan sederhana dengan . Dalam jeda singkat, sistem saraf diberi kesempatan untuk kembali stabil setelah terpapar stres. "Rilekskan pikiran dapat membantu meredakan tekanan. Ruang tenang bukan hanya konsep emosional, tetapi kebutuhan biologis," kata Monita.

APRILIAN RODO RIZKY

#stres #perjalanan #blue-bird #produktivitas #kantor #emosi #bernapas

https://tempo.co/ekonomi/stres-di-jalan-menuju-kantor-bisa-pengaruhi-produktivitas-2081144