Kementan Minta Distributor Tak Timbun Telur-Ayam Cs Jelang Ramadan 2026

Kementan Minta Distributor Tak Timbun Telur-Ayam Cs Jelang Ramadan 2026

Kementan dan Bapanas minta produsen dan distributor tidak timbun ayam dan telur jelang Ramadan 2026, serta patuhi harga acuan untuk stabilkan pasokan dan harga.

(Bisnis.Com) 28/01/26 14:40 117117

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pertanian (Kementan) meminta produsen dan distributor agar tidak melakukan penimbunan komoditas strategis daging ayam ras dan telur ayam ras menjelang momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan 2026 dan Idulfitri.

Direktur Jenderal Perkebunan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda meminta perusahaan integrator maupun peternakan dan koperasi, termasuk produsen ayam broiler dan telur untuk memastikan produksi dan pasokan cukup sesuai dengan kebutuhan.

“Kami juga meminta agar produsen dan distributor tidak melakukan penimbunan stok,” kata Agung dalam keterangan tertulis, Rabu (28/1/2026).

Kementan juga mendorong agar pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan terkait ketersediaan dan pasokan harga telur dan daging ayam ras di wilayah masing-masing.

“Dan dari hasil pengawasan ini, tentu kami meminta kepada teman-teman dinas juga untuk melakukan tindakan tegas agar para produsen dan distributor tidak melakukan penimbunan,” ujarnya.

Senada, Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga meminta agar para pelaku usaha di sektor pangan untuk mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pembelian (HAP) tingkat produsen dan Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen.

Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy mengatakan pemerintah akan memperketat pengawasan harga dan mutu pangan melalui pembentukan Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026.

Adapun, Satgas Saber dibentuk berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 4 Tahun 2026. Ruang lingkup pengawasannya mencakup berbagai komoditas pangan strategis, mulai dari beras hingga protein hewani dan hortikultura, seperti jagung, kedelai, daging sapi, daging kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai, minyak goreng, serta gula konsumsi.

Sementara itu, Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa meminta para pelaku usaha untuk memastikan mitra distributor tidak membuat harga berfluktuasi di hilir.

“Tolong agar para pelaku usaha mengingatkan kepada para distributornya untuk tidak membuat harga bergerak melebihi ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah,” pungkas Ketut.

#kementan-ramadan-2026 #distributor-telur-ayam #penimbunan-komoditas-strategis #daging-ayam-ras #telur-ayam-ras #harga-eceran-tertinggi #harga-acuan-pembelian #harga-acuan-penjualan #satgas-saber-panga

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260128/12/1947982/kementan-minta-distributor-tak-timbun-telur-ayam-cs-jelang-ramadan-2026