Kemenkop Pilih Impor Mobil Pikap India karena Produksi Dalam Negeri Belum Cukup

Kemenkop Pilih Impor Mobil Pikap India karena Produksi Dalam Negeri Belum Cukup

Kemenkop impor pikap India untuk KopDes karena produksi lokal belum mencukupi. Total kebutuhan 160.000 unit, impor 105.000 unit dari India.

(Bisnis.Com) 30/03/26 12:51 176309

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengakui masih mengandalkan impor kendaraan pikap dari India untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan (KopDes/Kel) Merah Putih, seiring belum terpenuhinya kebutuhan dari industri otomotif dalam negeri.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan kendaraan impor tersebut sudah mulai masuk ke Indonesia dan sebagian telah disalurkan ke koperasi yang siap beroperasi.

“Sudah ribuan, kemarin sudah ada yang sudah disalurkan di Koperasi-koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dan ya rasanya sudah cukup memadai dan bisa digunakan,” kata Ferry saat ditemui di Kantor Kemenkop, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Adapun, setiap koperasi akan dilengkapi kendaraan operasional berupa satu unit truk dan satu unit pikap. Ini artinya, total kebutuhan kendaraan untuk mendukung operasional KopDes Merah Putih mencapai 160.000 unit.

Perhitungan tersebut seiring dengan kebutuhan kendaraan yang diperkirakan bisa mencapai dua kali lipat dari target 80.000 KopDes/Kel Merah Putih.

Di sisi lain, PT Agrinas Pangan Nusantara telah mengimpor 105.000 unit pikap dari India senilai Rp24,66 triliun untuk program KopDes/Kel Merah Putih.

Ferry menjelaskan pengadaan kebutuhan mobil untuk mendukung KopDes/Kel Merah Putih akan dilakukan secara bertahap, termasuk dari importasi, mengikuti progres pembangunan fisik koperasi di berbagai daerah.

Meski demikian, pemerintah tetap memprioritaskan pemenuhan kendaraan dari industri otomotif nasional. Namun, keterbatasan kapasitas produksi membuat pemerintah harus mencari alternatif dari luar negeri.

“Kita tetap sebenarnya memprioritaskan industri otomotif nasional, tapi sekiranya industri otomotif nasional itu hanya mencukupi tidak semuanya, sisanya tetap kita dengan sangat terpaksa mengadakan dari sumber dari negara lain,” jelasnya.

Dalam hal porsi pengadaan dari dalam negeri, Ferry menyebut pemerintah masih akan melihat perkembangan ke depan. Untuk saat ini, kendaraan yang sudah tersedia akan langsung dimanfaatkan guna memenuhi kebutuhan operasional koperasi yang telah rampung dibangun.

“Kita lihat nanti, ini pokoknya yang sudah masuk kita pergunakan dulu untuk melengkapi karena itu menjadi kewajiban begitu bangunan fisik gudang gerai itu langsung dilengkapi dengan fasilitas kendaraan,” pungkasnya.

#impor-mobil #mobil-pikap #pikap-india #kemenkop-impor #koperasi-desa #koperasi-merah-putih #industri-otomotif #produksi-dalam-negeri #kendaraan-operasional #kebutuhan-kendaraan #agrinas-pangan-nusanta

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260330/12/1962977/kemenkop-pilih-impor-mobil-pikap-india-karena-produksi-dalam-negeri-belum-cukup