Komdigi Longgarkan Tenggat Registrasi SIM Biometrik untuk Wilayah Pedesaan
Kemkomdigi beri waktu tambahan bagi operator untuk implementasi SIM biometrik di wilayah pedesaan hingga Juli 2026.
(WE Finance) 10/04/26 12:10 187467
Warta Ekonomi, Jakarta -Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberi tambahan waktu hingga Juli 2026, bagi operator seluler untuk menerapkan registrasi SIM berbasis biometrik, terutama di wilayah-wilayah terpencil, seperti perdesaan.
Kebijakan ini diambil sebagai respons atas berbagai kendala yang disampaikan operator, mulai dari tantangan implementasi di lapangan, hingga biaya akses data kependudukan.
“Kalau tidak salah untuk daerah di luar perkotaan kita berikan waktu sampai Bulan Juli,” kata Menteri Komunikasi dan Digital di Kantor Komdigi, Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, kelonggaran ini diharapkan dapat dimanfaatkan operator untuk memperluas sosialisasi, sekaligus mematangkan implementasi kebijakan di berbagai daerah.
“Jadi ini masih ada waktu untuk teman-teman operator melakukan sosialisasi dan juga implementasi dari registrasi SIM di daerah sampai bulan Juli,” jelas Meutya.
Dalam implementasi ini muncul tantangan terkait biaya akses data kependudukan yang menjadi perhatian.